Xiaomi menggunakan teknologi untuk melawan gaya hidup Mager

Jakarta

Di tengah pandemi, masalah kesehatan yang mengintai bukan hanya COVID-19, tapi juga gaya hidup masyarakat yang semakin malas atau tidak banyak bergerak. Xiaomi juga menerapkan teknologi di jam tangan pintar Mi Watch dan Mi Watch Lite untuk melawan gaya hidup ini.

Spesialis kesehatan olahraga dr. Sophia Hage SpKO mengatakan, ada beberapa penelitian yang menemukan penurunan durasi aktivitas masyarakat di tengah pandemi. Seperti studi di Amerika Serikat yang melihat penurunan jumlah anak tangga sebelum dan sesudah lockdown, dari empat ribu langkah menjadi tiga ribu langkah sehari.

“Setelah dua pekan, aktivitasnya nampaknya sudah mulai meningkat, namun ada tren penurunan level aktivitas fisik sebesar 17% saat pandemi COVID-19,” kata Sophia dalam acara virtual talk show, Senin (21/12 / 2020).

Sophia mengatakan, kurangnya pergerakan memiliki banyak dampak bagi kesehatan, mulai dari efek jangka pendek seperti sakit punggung hingga dampak jangka panjang seperti osteoporosis atau pengeroposan tulang. Bahkan mereka yang berbaring dan malas bergerak juga memiliki risiko lebih tinggi tertular COVID-19.

Untungnya ada banyak solusi yang bisa dilakukan untuk memerangi gaya hidup yang tidak banyak bergerak, misalnya dengan melakukan peregangan selama 5-10 menit setiap 2-3 jam, membersihkan rumah dan berjalan kaki. Sophia juga menyarankan latihan aerobik intensitas sedang mingguan dan latihan kekuatan otot.

Bagi yang sering lupa beraktivitas karena asyik bekerja di depan laptop, bisa menggunakan teknologi sebagai pengingat. Salah satunya adalah fitur reminder pada Xiaomi Mi Watch dan Mi Watch Lite.

Head of PR Xiaomi Indonesia Stephanie Sicilia mengatakan fitur ini sangat mudah diakses karena aktif secara otomatis saat dipakai.

“Kalau sudah dipakai biasanya tiap 60 menit akan diingatkan untuk berdiri. Jadi silahkan berdiri dan ada pengingat lainnya, biasanya getaran dan ada notifikasi kecil yang mengingatkan anda untuk tetap aktif dan berdiri saat duduk,” kata Stephanie di kesempatan yang sama.

Selain fitur reminder, Mi Watch juga dilengkapi dengan fitur tambahan seperti pemantau detak jantung, pemantau stres, pemantau tidur dan latihan pernapasan.

Jam tangan pintar ini juga dilengkapi dengan monitor saturasi oksigen darah yang banyak dicari di tengah pandemi COVID-19. Seperti diketahui, saturasi oksigen yang rendah merupakan salah satu gejala penyakit ini.

“Walaupun ini tidak bisa menjadi alat diagnostik, tapi kita bisa menggunakannya sebagai skrining awal atau deteksi dini dari tanda-tanda awal suatu masalah. Misalnya data saturasi oksigen yang rendah, itu peringatan bagi kita untuk memeriksakan diri ke dokter,” Sophia menyimpulkan.

Menonton video “Xiaomi Rilis Mi 10T dan Mi 10T Pro, Apa Bedanya?
[Gambas:Video 20detik]

(vmp / fay)

Source