Window dressing IHSG kembali menguat mengikuti rekomendasi saham hari ini (22/12)

Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan alias IHSG hari ini diperkirakan berada di zona hijau. IHSG berhasil ditutup naik 1% secara signifikan di level 6.165,63 pada 21 Desember 2020.

Nafan Aji, Analis Binaartha Sekuritas, mengatakan pergerakan IHSG hari ini berdasarkan indikator MACD, stochastic dan RSI masih menunjukkan sinyal positif. Di sisi lain, terdapat pola upward bar yang mengindikasikan potensi bullish berlanjut pada pergerakan IHSG hari ini sehingga berpeluang untuk menuju resistance terdekat.

Baca juga: Simak para juara reksa dana penguat indeks, yang didukung oleh pertumbuhan IHSG

Menurut Nafan, pergerakan IHSG hari ini berdasarkan rasio support dan resistance Fibonacci berada di 6.157,11 hingga 6.248,67.

Ada beberapa rekomendasi saham yang bisa menjadi pertimbangan investor, diantaranya sebagai berikut.

1. Bank Central Asia (BBCA). Pergerakan harga saham BBCA berada di atas middle bollinger band dan terdeteksi pola bullish candlestick yang mengindikasikan adanya stimulus beli. Saham yang direkomendasikan BBCA merupakan akumulasi pembelian pada kisaran Rp34.050 – Rp34.150 dengan target harga Rp34.050, Rp34.900, Rp36.075, Rp37.600, dan Rp39.050. Dukungan berada di Rp34.050, Rp33.200 dan Rp32.175. Saham BBCA ditutup pada Rp34.150. (RoE: 14,51%; PER: 31,19x; EPS: 1,094,81; PBV: 4,53x; Beta: 0,94).

2. Bank Negara Indonesia (BBNI). Pergerakan harga saham BBNI telah menguji garis MA 10 sehingga peluang penguatan minimal ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi saham BBBNI adalah akumulasi beli di area Rp 6.600 – Rp 6.650, dengan target harga Rp 6.825 dan Rp 7.950. Dukungan berada di Rp6.375 dan Rp6.050. Saham BBNI ditutup pada harga Rp6.600. (RoE: 5,05%; PER: 20,96x; EPS: 311,32; PBV: 1,06x; Beta: 2,05).

Baca juga: Menjelang akhir tahun, ini adalah arah pergerakan IHSG menurut analis

3. Bank CIMB Niaga (BNGA). Pergerakan harga BNGA tetap berada di atas garis tengah bollinger dan pola candle spinning top terlihat yang mengindikasikan adanya potensi stimulus pembelian. Rekomendasi saham BNGA adalah pembelian terakumulasi sebesar Rp. 1.045 – Rp. 1.060, dengan target harga bertahap pada level Rp. 1.090, Rp. 1.130 dan Rp. 1.185. Dukungan sebesar Rp. 1.030 dan Rp. 995. Saham BNGA ditutup pada harga Rp. 1.060. (RoE: 6,13%; PER: 10,67x; EPS: 99,84; PBV: 0,65x; Beta: 1,88).

4. Rumah Sakit Internasional Siloam (SILO). Pergerakan harga saham SILO telah menguji garis MA 20 sehingga peluang penguatan minimal ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi saham SILO adalah akumulasi beli di area Rp 5.350 – Rp 5.450, dengan target harga secara bertahap di level Rp 5.575, Rp 5.925, Rp 6.775 dan Rp 7.625. Dukungan sebesar Rp. 5.275 dan Rp. 5.075. Saham SILO ditutup pada Rp 5.450. (RoE: -1,10%; PER: -134,02x; EPS: -40,67; PBV: 1,50x; Beta: 0,2).

Baca juga: Saham barang konsumen UNVR, INDF, ICBP berada di bawah tekanan pada Desember 2020, lihat analisisnya

DONASI, Dapatkan Voucher Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terima kasih atas perhatiannya, terdapat voucher gratis senilai donasi yang bisa digunakan untuk berbelanja di KONTAN Store.



Source