Wawancara Eksklusif Ahmad Dhani, FPI: Mengungkap Senpi Kasus Mudah: National Okezone

JAKARTA – Vokalis Dewa 19 yang juga Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Dhani mewawancarai secara eksklusif Sekretaris Jenderal (Sekum) Front Pembela Islam (FPI), Munarman. Wawancara tersebut diunggah Dhani di kanal Youtube Gajahmaddhani.

Dalam wawancara tersebut, Ahmad Dhani menanyakan tentang polemik kepemilikan polisi yang dituduhkan oleh polisi.

“Senpi ada atau tidak?” tanya Dhani.

Munarman menjawab, “Tidak ada.”

“Sebenarnya soal senpi itu perkara gampang. Lihat saja di register, itu senjata yang mahal. Registernya, tiap peluru punya catatan administrasi. Bisa dicek pelurunya. Gampang asalkan tidak dilepas,” kata Munarman .

Baca juga: Wawancara eksklusif Ahmad Dhani dengan Munarman tentang penembakan tentara FPI

Dhani kemudian bertanya, “Kalau FPI bisa merekonstruksinya, bukan? Ada informasi apa?”

“Punya,” jawabnya. “Kami sudah mengumpulkan saksi-saksi yang ada di KM 50. Dia sudah memberikan informasi ke Komnas HAM. Jangan lupa. Jadi kami cukup kuat atas informasi yang kami miliki,” kata Munarman.

Dhani kemudian bertanya, “Bang Munarman percaya pada Komnas HAM kan?”

“Ini bukan soal percaya atau tidak percaya, tapi mekanisme hukumnya harus Komnas HAM karena kalau dia pelanggaran HAM berat atau HAM, itu domain Komnas HAM,” kata Munarman.

“Mungkin Komnas HAM tidak diintervensi oleh aparat?” tanya Dhani.

“Sekarang kita anggap ini (penembak) Polri. Di Polri ini ada dua kesatuan perwira yang tidak berseragam. Satuan Intelijen, sama dengan Satuan Detektif. Biasanya kita dipanggil untuk ngobrol, apalagi dalam demonstrasi. Kalau pengintaian itu dilakukan Satgas, selanjutnya dia dalam kerangka penegakan hukum. Kalau dalam kerangka penegakan hukum, “Saudara Ahmad Dhani mohon …” menjadi misteri ketuhanan, ”kata Munarman .

“Jadi kami belum jelas tujuannya, tapi tiba-tiba ini disebut aparat kepolisian. Penegakan hukum tidak jelas dalam menjebak enam syuhada yang melakukan serangan framing awal,” ujarnya.

Dhani lalu menegaskan, “Tapi tidak ada?”

Munarman menjawab, “Mereka mengira bisa membingkai seperti itu, tapi setelah kami dengar tidak ada. Akhirnya mereka tidak pernah menunjukkan KTP mereka sebagai polisi. Mereka tidak menunjukkan surat tugas. Mereka tidak menggunakan sirene. Mereka tidak menggunakan pengeras suara. “

Dhani bertanya lagi, “Artinya tidak ada sirene mobil?”

“Tidak ada,” jawab Munarman.

“Tidak ada teriakan bahwa mereka polisi, tidak ada identifikasi sebagai kartu, seperti yang kita lihat di film Amerika, mereka (polisi) menunjukkan kartu itu.

Source