Waspada! Inilah 3 Gejala Virus Corona Terbaru

Bisnis.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 telah melanda dunia selama lebih dari setahun. Setelah melalui berbagai kejadian, para ahli kesehatan dan masyarakat mulai memahami gejala virus Corona atau Covid-19 ketika menginfeksi tubuh.

Mengetahui tentang gejala virus membantu Anda tetap waspada dan mengambil langkah yang diperlukan begitu Anda terinfeksi Covid-19. Demam, kelelahan, atau kehilangan penciuman adalah beberapa gejala umum virus Corona yang diketahui masyarakat.

Namun, daftar tanda atau gejala peringatan virus Corona kini tampak lebih panjang dari perkiraan sebelumnya.

Berdasarkan peningkatan kasus dan beberapa penelitian, gejala yang baru-baru ini dilaporkan seperti gangguan pendengaran, mata merah, dan kondisi gastrointestinal atau lambung dapat menjadi indikasi infeksi Covid-19.

Berikut 3 gejala virus Corona atau Covid-19 terbaru yang perlu Anda waspadai, seperti dilansir dari Waktu India.

1. Mata Merah Muda
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di China, mata merah atau konjungtivitis juga bisa menjadi tanda infeksi Covid-19. Virus Corona diperkirakan dapat menyebabkan mata merah, bengkak, dan berair.

Dalam studi tersebut, ditemukan bahwa dari semua peserta, 12 dari mereka yang terinfeksi virus jenis baru mengembangkan gejala konjungtivitis, yang juga dikenal sebagai mata merah.

Dari 12 peserta, sebelas orang dengan tanda konjungtivitis dinyatakan positif Covid-19 melalui usap hidung (tes usap) dan dua di antaranya dinyatakan positif melalui usap hidung dan mata.

Satu-satunya penjelasan yang mungkin untuk hubungan antara Covid-19 dan mata sejauh ini adalah bahwa mata dapat menyebabkan penularan virus Corona ke paru-paru.

2. Gangguan Pendengaran
Kehilangan pendengaran atau telinga berdenging juga bisa menjadi tanda infeksi virus Corona yang parah. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Audiology pekan lalu, terungkap bahwa infeksi virus corona dapat menyebabkan gangguan pendengaran.

Menyaksikan dering atau suara terus menerus di salah satu atau kedua telinga Anda disebut sebagai tinnitus. Hal yang paling menyebalkan adalah hanya Anda yang bisa mendengar sensasi yang tidak menyenangkan. Pasalnya, itu bukanlah sesuatu yang diproduksi secara eksternal dan tidak ada orang lain yang dapat mendengarnya.

Beberapa orang bahkan mengalami gangguan pendengaran sementara saat terinfeksi virus Corona. Berdasarkan penelitian, 7,6 persen orang yang terkena Covid-19 mengalami beberapa jenis gangguan pendengaran.

3. Infeksi saluran cerna
Covid-19 menyebabkan infeksi pada sistem pernapasan bagian atas. Karena itu, banyak yang tidak mengaitkan ketidaknyamanan gastrointestinal atau perut dengan infeksi virus Corona.

Dalam beberapa kasus, peneliti telah mengamati bahwa diare dan muntah dapat menjadi tanda virus Corona. Pakar medis telah memperingatkan bahwa masyarakat tidak boleh meremehkan gejala diare atau muntah pada saat dunia terguncang di bawah tekanan infeksi yang meningkat.

Sesuai penelitian, Covid-19 terutama memengaruhi sistem pernapasan. Namun, virus juga dapat menyerang organ lain seperti ginjal, hati, dan usus. Manifestasi hati dan gastrointestinal utama dapat menyebabkan peningkatan enzim hati, mual, muntah dan diare.

# satgascovid19 #rememberpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Tonton Video Unggulan Di Bawah Ini:

Konten Premium

Masuk / Daftar

Source