Waspada! 5 Negara Telah Memasuki Varian Baru Corona British

Jakarta, CNBC Indonesia – Jenis baru korona (Covid-19) yang ditemukan di Inggris, VUI 202012/01, telah terdeteksi di belahan dunia lain. Sedikitnya lima negara melaporkan hal ini, yakni Denmark, Belanda, Italia, Australia, dan Gilbatar.

Laporan tentang Denmark tersebut diungkapkan oleh pemimpin teknis Covid-19 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Maria Van Kerkhove, Minggu (20/12/2020). Dia mengatakan ada sembilan kasus di negara itu.

Ia juga menyebut kasus serupa ditemukan di Belanda dan Australia sejak Minggu (20/12/2020). Mengutip ABC Australia, negara bagian New South Wales mengonfirmasi bahwa ini merujuk pada sejumlah pembalap Inggris di negara tersebut.

Sementara itu, Italia mengonfirmasi Senin (21/12/2020). Pasangan yang mendarat di Bandara Fiumicino Roma dinyatakan positif mengidap virus corona baru dan dikarantina.

Juru bicara Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson mengungkapkan penyebaran di Gilbatar. Wilayah di luar Inggris Raya telah mengidentifikasi satu kasus.

Sebenarnya Prancis dan Afrika Selatan juga mengalami kasus mutasi. Namun belum ada konfirmasi lebih lanjut tentang kemiripan dengan strain yang menyebar di Inggris.

Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran mengatakan kemungkinan besar varian ini akan beredar di Prancis. Namun, belum ada kasus yang diidentifikasi secara resmi.

Sebelumnya, jenis ini dikatakan bertanggung jawab atas 60% kasus di London. Varian ini ditularkan 70% lebih cepat dari tipe aslinya karena memiliki ‘viral load’ yang lebih besar.

Semua wilayah Inggris, mengutip SkyNews, sekarang jadilah hostpot. Tetapi tidak termasuk Irlandia Utara.

Menurut kepala Institut Epidemiologi dan Perawatan Kesehatan Universitas College London, Profesor Andrew Hayward, mutasi ini adalah berita buruk. “Kabar buruk yang kami dengar sejauh ini,” katanya.

Saat ini ada lebih dari 30 negara yang telah melarang perjalanan dari Inggris. Akses ke Denmark dan Afrika Selatan juga telah diblokir oleh sejumlah negara.

(sef / sef)


Source