WALHI Jawa Barat Kampanye Pemulihan Bumi Melalui Aksi Nyata

BOGOR NEWS – Tanggal 22 April diperingati setiap tahun sebagai Hari Bumi. Peringatannya merupakan keharusan moral bagi semua manusia untuk bekerja sama memulihkan Bumi dari dampak kerusakan lingkungan.

Peringatan Hari Bumi bukanlah seremonial atau event melainkan aksi nyata.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) di 28 wilayah bergerak menggiatkan kampanye Restore Earth and Restore Indonesia. Begitu pula dengan WALHI Jabar yang terus mengintensifkan pemulihannya di Jabar melalui tindakan konkrit.

“Kami mengambil tindakan nyata sebagai wujud dan sikap untuk mengingatkan bahwa seluruh umat manusia perlu memiliki sikap yang penting bersama-sama untuk menyelamatkan bumi, khususnya wilayah Jawa Barat,” ujar Wahyudin, Manajer Kampanye dan Advokasi WALHI Jabar.

WALHI Jawa Barat mengajak semua orang untuk mencintai bumi dengan rasa, bukan dengan keserakahan. “Salah satu upaya cinta bumi untuk menyelamatkan bumi bisa dimulai dari diri kita sendiri, kesadaran akan kelestarian lingkungan yang baik untuk kehidupan kita menjadi salah satu hal yang utama,” ujarnya.

Selain itu, imbuh Wahyudin, sikap kritis kami adalah mendesak pemerintah Jokowi untuk menghentikan eksplorasi tambang batu bara, menghentikan pembangunan pembangkit listrik tenaga batu bara, menghentikan peralihan fungsi kawasan dan lahan untuk pembangunan infrastruktur.

Baca juga: PT TI Minta Jalur Kereta Slate

Terlebih lagi, hentikan rencana pembangunan infrastruktur yang tidak mewakili kebutuhan dan kepentingan masyarakat luas, seperti tol Sentul Selatan Karawang Barat dan jalur puncak kedua, kegiatan penggalian dan bentuk kegiatan lain yang mengakibatkan kerusakan tanah dan lahan di wilayah Jabar. “KEK dan PSN Jabar sudah dikelilingi pembangunan infrastruktur yang tentunya akan mengubah fungsi kawasan,” ucapnya.

WALHI Jawa Barat juga menyampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan 26 Kabupaten dan Kota. “Pemprov. Seharusnya Jabar menghentikan kegiatan industri yang mengonsumsi bahan bakar batu bara. Seperti PLTU, pabrik semen, dan beberapa industri yang mengonsumsi bahan bakar batu bara,” ujarnya.

WALHI Jabar juga meminta kepada Pemerintah Kota dan Kabupaten di Jabar untuk mempertahankan daerahnya dengan tidak mengeluarkan izin kegiatan pertambangan, pembangunan hotel, vila dan lain-lain yang akan mengubah fungsi kawasan.

“Perubahan fungsi kawasan akan berdampak pada daya dukung dan lingkungan,” dan ini tentunya berdampak pada kestabilan bumi, ”pungkas Wahyudin.

WALHI Jawa Barat Kampanye Pemulihan Bumi Melalui Aksi Nyata 236

Sekilas tentang Bumi

Bumi (Tellus / Telluris atau Terra, Gaia) adalah planet ketiga dari Matahari yang merupakan planet terpadat dan terbesar kelima dari delapan planet di Tata Surya. Bumi juga merupakan yang terbesar dari empat planet kebumian di Tata Surya. Bumi terkadang disebut dunia atau Planet Biru.

Baca juga: Berburu Pokemon Go JungleLand Monster

Sebuah sumber dari International Astronomical Union menyebutkan bahwa istilah terra hanya digunakan untuk menamai benda-benda dengan massa yang luas selain Bumi. Cf. Biru, Jennifer (2007-07-05). “Istilah Deskriptor (Jenis Fitur)”. Gazetteer of Planetary Nomenclature. USGS. Diakses 2007-07-05

Dalam bahasa Inggris modern, kata benda bumi dikembangkan dari kata Inggris Tengah erthe (dicatat pada tahun 1137), yang berasal dari kata Inggris Kuno eorthe (sebelum 725), sedangkan kata itu sendiri berasal dari kata Proto-Jermanik * erthō.

Earth memiliki kata relatif dalam semua bahasa Jermanik lainnya, termasuk aarde dalam bahasa Belanda, Erde dalam bahasa Jerman, dan jord dalam bahasa Swedia, Denmark, dan Norwegia. Bumi adalah perumpamaan dewi pagan Jerman (atau Jörð dalam mitologi Norse, ibu dari dewa Thor).

Dalam bahasa Indonesia, kata bumi berasal dari bahasa Sansekerta bhumi yang artinya tanah, dan selalu ditulis dengan huruf kapital (“Bumi”), untuk merujuk pada planet Bumi, sedangkan huruf kecil “bumi” mengacu pada permukaan dunia. , atau tanah.

Bumi terbentuk sekitar 4,54 miliar tahun yang lalu, dan kehidupan muncul di permukaannya setidaknya 3,5 miliar tahun yang lalu. Biosfer bumi kemudian perlahan-lahan mengubah atmosfer dan kondisi fisik dasar lainnya, memungkinkan perkembangbiakan organisme

Baca juga: Pesona Alam Hutan Lindung Telaga Warna

Kemudian ada pembentukan lapisan ozon, yang bersama dengan medan magnet bumi menghalangi radiasi matahari yang berbahaya dan memungkinkan makhluk hidup mikroskopis untuk bereproduksi dengan aman di darat. Sifat fisik, sejarah geologi, dan orbit bumi memungkinkan kehidupan untuk bertahan hidup.

Litosfer bumi terbagi menjadi beberapa segmen kaku, atau lempeng tektonik, yang mengalami pergerakan melintasi permukaan bumi selama jutaan tahun. Lebih dari 70% permukaan bumi tertutup oleh air, dan sisanya terdiri dari benua dan pulau-pulau yang memiliki banyak danau dan sumber air lain yang berperan dalam pembentukan hidrosfer.

Kutub bumi sebagian besar tertutup es; es padat di Antartika dan es laut di bongkahan es kutub. Interior bumi tetap aktif, dengan inti dalam terdiri dari besi padat, sedangkan inti terluar adalah fluida yang menciptakan medan magnet, dan lapisan tebal yang relatif padat di mantel.

Bumi adalah rumah bagi jutaan makhluk hidup, termasuk manusia. Sumber daya mineral bumi dan produk biosfer lainnya berkontribusi dalam menyediakan sumber daya untuk mendukung populasi manusia global. (billi)

Source