Varian Baru Virus Corona Telah Menyebar di 5 Negara

Bisnis.com, JAKARTA – Jenis baru virus korona diidentifikasi di tenggara Inggris pada September dan telah menyebar di daerah itu sejak saat itu, kata seorang pejabat WHO.

“Apa yang kami pahami adalah bahwa virus tersebut telah meningkatkan penularan, dalam hal kemampuannya menyebar,” kata Maria Van Kerkhove, kepala teknis WHO untuk Covid-19.

Van Kerkhove mengatakan bahkan strain seperti itu telah diidentifikasi di Denmark, Belanda dan Australia, di mana ada satu kasus yang tidak menyebar lebih jauh.

Penelitian sedang dilakukan untuk lebih memahami seberapa cepat penyebarannya dan apakah “itu terkait dengan varian itu sendiri, atau kombinasi faktor dengan perilaku,” tambahnya.

“Semakin lama virus ini menyebar, semakin banyak peluang yang dimilikinya untuk perubahan.” Jadi kami benar-benar perlu melakukan segala yang kami bisa sekarang untuk mencegah penyebarannya, “katanya.

Otoritas kesehatan Inggris mengatakan bahwa meskipun varian tersebut telah beredar sejak September, baru minggu lalu para pejabat merasa mereka memiliki cukup bukti untuk menunjukkan bahwa penularannya lebih tinggi daripada virus korona lain yang beredar.

Patrick Vallance, kepala penasihat ilmiah pemerintah Inggris, mengatakan para pejabat prihatin tentang varian baru karena mengandung 23 perubahan berbeda, “varian dalam jumlah sangat besar” yang memengaruhi cara virus mengikat dan memasuki sel di dalam tubuh.

Para pejabat tidak yakin apakah itu orang Inggris, Vallance menambahkan. Tetapi pada bulan Desember, dia mengatakan itu menyebabkan lebih dari 60% infeksi di London.

Italia pada hari Minggu mengatakan telah mendeteksi jenis baru virus corona dengan mutasi pada seseorang yang baru saja kembali dari Inggris. Pasien dan rekannya kembali dari Inggris beberapa hari yang lalu, mendarat di bandara Fiumicino Roma. Mereka sekarang dalam isolasi dan telah mengamati, bersama dengan keluarga dan kontak dekat, semua prosedur yang dilarang oleh otoritas kesehatan, “kata pernyataan kementerian Italia, menurut Sputnik.

Afrika Selatan juga telah mengumumkan bahwa varian baru virus Covid-19 mendorong kebangkitan penyakit di negara itu, dengan jumlah kasus yang dikonfirmasi, rawat inap, dan kematian yang lebih tinggi.

Menurut pejabat di negara itu, varian baru, yang dikenal sebagai 501.V2, dominan di antara infeksi baru yang dikonfirmasi dalam gelombang Afrika Selatan saat ini.

Konten Premium

Masuk / Daftar


Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga yang terkena virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, bantu donasi sekarang! Klik di sini untuk lebih jelasnya.

Source