Vaksin Virus Menjadi Genosida Massal? Pertama Periksa Fakta Ini

Jakarta, CNBC Indonesia – Warga dikejutkan dengan video perawat yang pingsan usai menggunakan vaksin Covid-19. Video ini memicu anggapan bahwa jika banyak orang menggunakan vaksin maka akan terjadi genosida massal.

Video (salah satunya adalah ini) menunjukkan seorang perawat bernama Tiffany Dover melayani sebagai manajer perawat di Rumah Sakit Memorial di Chattanooga, Tennessee, AS, mengatakan bahwa dia senang mendapatkan vaksin tersebut tetapi merasa pusing dan pingsan.

Judul video yang digunakan cukup provokatif karena menyebutkan tentang vaksin sebagai genosida massal dan permintaan vaksin sebagai diktator.

“Lihat perawat ini pingsan setelah mendapat vaksin Covid. Ini sangat aman, bukan? Ini akan menjadi genosida massal jika orang terus mengikuti diktator gila itu,” tulis postingan tersebut.

Namun ternyata kabar tersebut bohong. Meski perawat membenarkan bahwa dirinya memang pingsan namun karena penyakit yang dideritanya, sedangkan vaksin dikatakan telah lolos uji keamanan.

Menurut juru bicara CHI Memorial jika Dover sudah pulih setelah kejadian tersebut.

Namun, tidak jarang orang pingsan setelah vaksinasi. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit) menyatakan bahwa meskipun tidak ada alasan yang pasti mengapa hal ini terjadi.

Namun, menurut mereka, pingsan disebabkan oleh proses vaksinasi, bukan karena vaksin. Tidak ada bukti bahwa vaksin Covid-19 berbahaya.

Sebelumnya pada 11 Desember lalu, US Food and Drug Administration atau FDA telah mengeluarkan penggunaan darurat pertama vaksin tersebut, yakni untuk Pfizer-Biontech.

Untuk uji klinis, FDA melakukan evaluasi dan analisis data keamanan terhadap lebih dari 43 ribu partisipan. Selain itu, FDA juga memperoleh informasi dari Pfizer dan Biontech.

[Gambas:Video CNBC]

(tas tas)


Source