Vaksin: Penting bagi Wanita Hamil untuk Menerima Vaksin Covid-19

Merdeka.com – Pemerintah berencana untuk memvaksinasi Covid-19 setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan darurat (EUA) untuk penggunaan vaksin Sinovac. Saat ini, BPOM sedang menguji 568 botol atau vial vaksin Sinovac yang diimpor dari China pada Minggu (6/12) untuk mengetahui tingkat efektivitas dan mutunya.

Dokter Spesialis Vaksin dan Penyakit Dalam Dirga Sakti Rambe mengatakan, ibu hamil merupakan salah satu kelompok yang perlu mendapat vaksin di tengah pandemi.

“Penting bagi ibu hamil untuk mendapat vaksinasi,” ujarnya dalam keterangan pers, Selasa (22/12).

Dirga menjelaskan, secara umum ibu hamil mudah terserang infeksi, termasuk Covid-19. Jika ibu hamil mengidap penyakit tersebut, pertumbuhan dan perkembangan janin akan terganggu.

Oleh karena itu, diperlukan vaksinasi untuk membangun kekebalan sehingga dapat melawan virus yang masuk. Namun, wanita hamil tidak bisa mendapatkan vaksin hidup.

“Misalnya vaksin MMR, vaksin campak, vaksin cacar air, harus ditunda hingga kehamilan usai,” lanjutnya.

Selain ibu hamil, lansia atau lansia juga perlu mendapat vaksin. Para lansia, kata Dirga, mengalami penurunan daya tahan tubuh akibat proses penuaan.

Oleh karena itu, lansia merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap penyakit infeksi, sehingga ada beberapa rekomendasi khusus untuk vaksinasi bagi lansia. Misalnya vaksin pneumonia untuk mencegah pneumonia yang dapat mematikan bagi lansia, juga penting dilakukan. berikan vaksin Influenza untuk lansia karena pada lansia bisa tertular. Komplikasi pneumonia berat, vaksin Herpes Zoster atau cacar ular juga dianjurkan untuk lansia, ”pungkasnya. [eko]

Source