Tya Ariestya Sukses Mendapat Masa Subur Tanpa Obat, Benarkah Pengaruh Pola Makan?

Suara.com – Tya Ariestya kembali memberikan kabar gembira bahwa dirinya berhasil mendapatkan masa subur hanya dengan pola makan yang sehat, tanpa bantuan obat hormon atau prosedur kesuburan in vitro.

Lewat unggahan Instagram, Tya Ariestya telah melakukan tranvaginal USD untuk memastikan sel telur besar tanpa obat hormon. Ternyata, hasil tes menunjukkan bahwa ia benar-benar mendapatkan masa subur dengan telur tanpa bantuan obat hormon.

“Ceritanya pagi ini saya merasakan cairan yang kental dan bening lalu ngobrol dengan dokter. Dokter kandungan saya Dr. Nando karena kemungkinan ini masa subur,” Kisah Tya Ariestya melalui Instagram @tya_ariestya.

Selain memiliki sel telur yang besar, kondisi rahim Tya Ariestya juga cukup tebal hingga mencapai 12 mm. Karena keberhasilannya mendapatkan masa subur dengan pola makan, ia pun mendorong para pejuang PCOS lainnya yang ingin memiliki masa subur alami tanpa obat hormon.

Baca juga:
Studi: 1 dari 6 Penderita Virus Corona Mengalami Kecemasan Pasca Infeksi

“Para pejuang PCOS memang kebanyakan butuh diet untuk mendapatkan masa subur alami & alhamdulillah saya baru dikasih ke pinggiran kota, saya senang banget mashaallah,” dia menjelaskan.

Diunggah oleh Tya Ariestya bersama suami dan anak-anaknya [Instagram/@tya_ariestya]
Diunggah oleh Tya Ariestya bersama suami dan anak-anaknya [Instagram/@tya_ariestya]

Menurut peneliti dari Harvard TH Chan School of Publich Health dan Harvard Medical School Kesehatan Harvard Edu, ternyata pola makan yang sehat memang bisa meningkatkan kesuburan wanita tanpa bantuan kesuburan in vitro, seperti pola makan mediterania.

Berdasarkan studi tentang dampak pola makan terhadap kesuburan, cara ini bisa membantu wanita hamil secara alami tanpa dukungan teknologi. Selain pola makan yang sehat, ada beberapa vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan wanita untuk meningkatkan kesuburan.

  1. Asam folat
  2. Vitamin B12
  3. asam lemak omega-3

Sementara itu, lemak trans dan pola makan tidak sehat yang kaya daging merah, kentang, dan minuman manis justru akan berdampak negatif bagi kesuburan wanita.

Di sisi lain, antioksidan, vitamin D, produk susu, kedelai, kafein, dan alkohol juga berdampak kecil atau tidak sama sekali pada kesuburan wanita.

Baca juga:
Sudah Masuk Indonesia, Ternyata Ini Kelebihan Mutasi Virus Corona E484K

Pada wanita yang perlu menggunakan teknologi reproduksi atau kesuburan in vitro untuk hamil, mereka mungkin memiliki peluang lebih tinggi untuk hamil secara alami dengan mengonsumsi suplemen asam folat atau diet tinggi isoflavon (estrogen nabati dengan aktivitas antioksidan).

Sedangkan pada pria bisa meningkatkan kesuburan dengan antioksidan. Bahkan pola makan yang sehat dapat membantu meningkatkan produksi air mani.

Source