Tiongkok Menyatakan Bersedia Berbagi Materi Bulan dengan Negara Lain

ACCURATE.CO, China akan membagikan data dan sampel dari Bulan yang diperoleh dari wahana Chang’e-5, menurut konvensi internasional. Demikian disampaikan oleh wakil kepala Administrasi Luar Angkasa Nasional China (CNSA).

“Sesuai dengan konvensi kerja sama internasional dan pakta kerja sama multilateral dan bilateral, kami akan mengeluarkan peraturan tentang pengelolaan sampel dan data bulan,” kata wakil kepala CNSA Wu Yanhua, dilansir Channel News Asia.

“Kami akan sharing dengan negara terkait dan ilmuwan di luar negeri, dan beberapa diantaranya mungkin diberikan sebagai hadiah nasional sesuai dengan praktek internasional,” tambahnya.

Baca juga:

Ditanya apakah China akan berbagi sampel dengan Amerika Serikat, yang telah membatasi kerja sama badan antariksa langsung NASA dengan CNSA, Wu mengatakan pembatasan yang ada “disayangkan”.

“Pemerintah China bersedia berbagi sampel Bulan dengan institusi dan ilmuwan yang berpikiran sama dari berbagai negara,” jelas Wu.

“Bisa bekerjasama atau tidak, tergantung kebijakan AS,” ujarnya lagi.

Namun sejauh ini China belum mengungkapkan berapa sampel yang telah diambilnya. Jika mengacu pada rencana yang diumumkan, yaitu mengumpulkan 2 kg batuan dan tanah.

“Kami akan segera mengumumkannya,” kata Hu Hao, kepala perancang fase ketiga program eksplorasi bulan, kepada Reuters.

“Kami belum mengeluarkannya (dari pesawat),” katanya.

Chang’e-5 berhasil mendarat di wilayah utara Mongolia Dalam pada dini hari Kamis (17/12), membawa kembali bebatuan dan tanah dari Bulan. Sampel ini diklaim sebagai yang pertama diambil oleh negara mana pun sejak tahun 1970-an, dan menjadikan China negara ketiga yang pernah memiliki sampel Bulan, setelah AS dan Uni Soviet.[]

Source