Tim Peneliti Vaksin Sinovac Klarifikasi Berita Relawan Terpapar Covid-19

TEMPO.CO, Jakarta Manajer tim peneliti vaksin Sinovac Indonesia Eddy Fadlyana pada Selasa menanggapi berita tentang 95 relawan uji klinis yang diduga terpapar Covid-19. Dia mengklarifikasi bahwa nomor tersebut belum valid.

“Nomor itu [95] Itu hanya perkiraan kasar yang belum diverifikasi, ”kata pengelola tim vaksin Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, 23 Maret lalu.

Diberitakan sebelumnya, ketua tim peneliti Kusnandi Rusmil mengatakan ada 95 relawan yang terpapar virus corona. Namun dia tidak menjelaskan secara detail mana di antara mereka yang tergolong dalam kelompok plasebo atau vaksin.

Dalam laporan uji klinis tiga bulan sebelumnya, tim mengumumkan ada 25 relawan yang terpapar virus tersebut. Tujuh dari mereka adalah penerima vaksin kandidat sementara 18 lainnya diberikan suntikan plasebo yang sebagian besar mengandung garam.

Menurut Eddy, pihaknya masih mengumpulkan seluruh laporan kasus Covid-19 di antara subyek relawan vaksin. Data tersebut nantinya akan ditindaklanjuti melalui tes laboratorium yang ketat, yang juga akan melihat apakah relawan tersebut adalah penerima vaksin sebenarnya atau bukan.

Data tersebut, lanjutnya, akan digunakan sebagai spektrum untuk menghitung tingkat efikasi vaksin. Laporan akhir uji klinis vaksin Covid-19 Sinovac akan tersedia pada Mei.

Baca: Lebih Banyak Relawan dalam Tes Uji Coba Vaksin Sinovac Positif Covid-19

JAWAB SISWADI

Source