Tim NTSB AS tiba di Indonesia untuk menyelidiki kecelakaan jet – New Delhi Times

Sebuah tim dari Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS telah tiba di ibu kota Indonesia untuk bergabung dalam penyelidikan kecelakaan pesawat Sriwijaya Air Boeing 737-500, kata kepala Komite Keselamatan Transportasi Nasional Indonesia, Sabtu.

Tim tersebut juga terdiri dari perwakilan dari Administrasi Penerbangan Federal AS, Boeing dan General Electric. Mereka bergabung dengan personel Biro Investigasi Keselamatan Transportasi Singapura di pusat komando pencarian dan penyelamatan di pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta untuk melihat beberapa puing pesawat.

Pesawat kehilangan kontak dengan pengawas lalu lintas udara beberapa menit setelah lepas landas dari Jakarta saat hujan deras pada 9 Januari. Jet itu jatuh ke Laut Jawa, menewaskan 62 orang di dalamnya.

Penyelam menemukan bagian dari perekam suara kokpit pada hari Jumat ketika lebih banyak personel bergabung untuk mencari puing-puing dan korban. Penyelidik telah mengunduh informasi dari perekam data penerbangan pesawat, yang ditemukan awal pekan ini.

“Ada 330 parameter dan semuanya dalam kondisi baik. Kami sedang mempelajarinya sekarang, ”kata Soerjanto Tjahjono, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi.

Pemerintah Indonesia memberikan pengabaian yang mengizinkan tim NTSB untuk memasuki negara tersebut selama larangan perjalanan terkait virus korona di mana orang asing dilarang masuk.

Boeing 737-500 yang berusia 26 tahun tidak dapat digunakan selama hampir sembilan bulan tahun lalu karena pengurangan penerbangan yang disebabkan oleh pandemi. Maskapai dan pejabat Indonesia mengatakan telah menjalani inspeksi, termasuk kemungkinan korosi mesin yang bisa berkembang selama pemberhentian, sebelum melanjutkan penerbangan komersial pada bulan Desember.

Industri penerbangan Indonesia tumbuh dengan cepat setelah perekonomian negara dibuka menyusul jatuhnya diktator Suharto pada akhir 1990-an. Masalah keamanan membuat Amerika Serikat dan Uni Eropa melarang maskapai penerbangan Indonesia selama bertahun-tahun, tetapi larangan tersebut telah dicabut karena kepatuhan yang lebih baik terhadap standar penerbangan internasional.

Kredit: Associated Press (AP) | Kredit Foto: (AP)

Source