Ternyata karena itu, Fadli Zon mendesak agar Kapolda Metro dan Pangdam Jaya dicopot

Acara bercakap-cakap – Terjadinya beberapa kasus belakangan ini dinilai telah mencoreng nama baik dan martabat Polri dan TNI.

Mulai dari pencopotan papan reklame Habib Rizieq Shihab, pernyataan pembubaran ormas FPI hingga kasus penembakan enam anggota paramiliter FPI yang terjadi di KM 50 tol Jakarta-Cikampek.

Nama Kapolres Jakarta Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Dudung Abdurrahman kini juga menjadi sorotan.

Baca juga: Polda Jateng Kencangkan Prokes di Titik-titik Ramai: Perintah Saya Cuma 3, Bubar!

Melalui akun Twitter @Fadlizon, politikus Partai Gerindra Fadli Zon menyarankan agar Kapolres Jakarta, Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Dudung Abdurrahman dicopot dari jabatannya.



Fadli Zon menilai tindakan Kapolres Jakarta dan Pangdam Jaya telah mencoreng citra Polri dan TNI.

Ia juga mengatakan bahwa tindakan dan sikap kedua orang tersebut menjadi penyebab keributan di masyarakat dan menimbulkan ketidakpercayaan publik.

Baca Juga: Haikal Hassan Dilaporkan, Ini Yang Akan Dilakukan Sujiwo Tedjo Jika Jadi Petugas Polisi

“Saya setuju lebih baik segera mencopot Kapolda Metro n Pangdam Jaya. Keduanya telah mencoreng citra Polri dan TNI sehingga terjadi keributan dan ketidakpercayaan masyarakat. Jadikan TNI dan Polri sebagai institusi yang profesional, lindungi. rakyat dan lindungi negara, ”cuit Fadli Zon seperti dikutip Rembang Bicara, Sabtu 19 Desember 2020.

Source