Tarawih di Dua Masjid Suci Dipersingkat menjadi 10 Rakat

Memuat …

MAKKAH Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Kerajaan Arab Saudi diperintahkan untuk mempersingkat shalat Tarawih di Dua Masjid Suci (Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah). Ia meminta sholat tarawih yang biasanya 20 raka’at dipersingkat menjadi 10 raka’at selama bulan suci Ramadhan.

Perintah Raja Salman disampaikan oleh Kepala Kepresidenan Urusan Dua Masjid Suci, Syekh Abdul Rahman Al-Sudais. Menurut dia, langkah mempersingkat waktu shalat tarawih sepenuhnya sesuai dengan protokol kesehatan dan langkah pencegahan virus corona baru (COVID-19).

Baca juga: Giliran Vietnam Siap Perang, Laut China Selatan Memanas

Al-Sudais mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait telah menyiapkan layanan untuk menjamin keselamatan jemaah dari virus corona baru.

Al-Sudais menyoroti keinginan kepemimpinan Saudi untuk terus memfasilitasi pelaksanaan ritual di Dua Masjid Suci dengan memobilisasi segala cara untuk memungkinkan jamaah melaksanakan ritual mereka di lingkungan yang aman dan sehat yang memenuhi semua standar kesehatan global yang digunakan di bidang Pengendalian infeksi.

“Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman dan Putra Mahkota Muhammad bin Salman terus menindaklanjuti segala sesuatu yang akan memberikan layanan terbaik bagi para peziarah dan jamaah selama musim yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kepresidenan telah melengkapi kemampuannya [pekerja] sepenuhnya manusiawi dan mekanik untuk melayani jamaah selama Ramadhan bekerjasama dengan semua pihak yang terlibat dalam melayani tamu Tuhan, ”ujarnya, seperti dikutip dari Arab Surat kabar, Senin (12/4/2021).

Pihak berwenang Saudi mengizinkan pelaksanaan umrah dan sholat di Dua Masjid Suci selama bulan suci, yang diharapkan dimulai pada hari Selasa. Namun, ritual i’tikaf dan buka puasa di masjid suci untuk sementara dihapuskan.

Baca juga: Arab Saudi Eksekusi Tiga Tentara karena Pengkhianatan Tingkat Tinggi

Selama Ramadhan lalu, tidak hanya umrah tetapi juga shalat wajib lima waktu, sholat tarawih, dan buka puasa telah ditangguhkan untuk jemaah haji domestik dan asing di Dua Masjid Suci setelah wabah COVID-19 muncul.

Namun, shalat lima waktu dan sepuluh rakaar shalat Tarawih dilakukan di Dua Masjid Suci di hadapan pejabat presiden dan petugas sterilisasi. Selama bulan suci, kapasitas Masjidil Haram akan ditingkatkan untuk menampung 50.000 jemaah umrah yang divaksinasi dan 100.000 jemaah.

(mnt)

Source