Tampil di Piala AFC 2021, Persipura Jayapura berhasil menjadikan Stadion Mandala Homebase

Persipura berpandangan tak akan ada bentrok jadwal yang rumit, jika Persipura menjadikan Stadion Mandala sebagai home base.

Persipura Jayapura dipilih oleh AFC untuk mewakili Indonesia di Piala AFC 2021. Keputusan tersebut diterima Persipura setelah pilihan PSSI, yakni Persija Jakarta, tidak memenuhi kriteria manual untuk tampil di Piala AFC.

Persija hanya berstatus sebagai pemenang kedua Piala Indonesia 2018 yang masuk logika PSSI bisa menggantikan PSM Makassar (juara Piala Indonesia 2018) yang tidak bisa tampil di Piala AFC karena tidak lolos verifikasi klub profesional.

Kini, Persipura harus buru-buru mempersiapkan semua dokumen untuk bisa tampil di Piala AFC. Mereka terdesak waktu karena pengumuman penunjukan ini ‘mendadak’, dan syaratnya harus dipenuhi 21 Desember.

Salah satu persyaratan ini tentu saja terkait pangkalan mereka untuk tampil di Piala AFC. Persipura tetap mengajukan permohonan ke Stadion Mandala Jayapura, dan harus melampirkan surat keterangan penerangan lampu stadion.

“Kami mohon pendapat tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh Persipura Mania, termasuk pemain. Berdasarkan masukan mereka, Stadion Jayapura Mandala kami usulkan sebagai pangkalan Persipura Jayapura untuk Piala AFC 2021, ”kata Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano.

Benhur Tomi Mano, Persipura,

Soal penjadwalan Piala AFC yang berpotensi bentrok dan merepotkan jika Liga 1 2020 juga kembali digelar pada Februari tahun depan, Persipura sendiri sudah memperhitungkannya. Pasalnya, ada kemungkinan Liga 1 masih akan digelar terpusat di Pulau Jawa.

“Kami telah menghitung bahwa volume dan jarak pertandingan Piala AFC tidak seketat dan sepadat Liga 1. Ini akan memungkinkan kami untuk bermain di Mandala, terutama ketika kami harus melalui babak pertama. play-off, lanjut Benhur yang juga Walikota Jayapura.

Selain soal stadion dan tata cahaya, Persipura harus cepat mengejar administrasi lain seperti formulir partisipasi Piala AFC, hingga informasi data klub. Pengelolaan Mutiara Hitam terima kasih karena masyarakat Indonesia membantu PSSI menyadari bahwa mereka berhak tampil di Piala AFC, dengan status berada di urutan ketiga Liga 1 2019.

“Mudah-mudahan tidak ada kendala karena keterbatasan waktu. Saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat sepak bola Indonesia atas perjuangan ini. Kami mendapat dukungan yang luar biasa dari berbagai pihak, termasuk dukungan dan doa masyarakat Papua,” kata Benhur.

“Semuanya membuat kami kuat untuk memperjuangkan hak kami sesuai aturan. Terima kasih banyak, salam damai semuanya,” ujar sosok yang kerap disapa BTM ini.

Source