Tak perlu tes antigen cepat, penumpang bus yang membawa surat sehat bisa terus berjalan di Pulogebang

Jakarta

Calon penumpang bus di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur dapat melanjutkan perjalanan dengan berbekal surat keterangan sehat. Sebelumnya beredar informasi bahwa penumpang bus harus menyerahkan hasil tes cepat antigen negatif jika hendak bepergian ke luar kota di Jawa.

Mulai 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021, masyarakat yang hendak berangkat ke luar Jakarta dengan menggunakan bus umum wajib menyerahkan hasil rapid antigen test. Hal tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur DKI Jakarta (Ingub) Nomor 64/2020 tentang Pelaksanaan Pengendalian Kegiatan Masyarakat dalam Pencegahan COVID-19 pada Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Pantauan detikOto di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, kondisi hasil rapid test antigen negatif bagi penumpang bersifat situasional. Memang lebih baik calon penumpang bus membawa hasil tes antigen rapid test negatif, tapi petugas Dishub juga memberi toleransi kepada penumpang yang hanya membawa surat keterangan sehat.

“Sebagian besar masyarakat sudah membawa surat keterangan (rapid test) antigen. Dan ada juga yang membawa surat keterangan sehat. Jadi asal bawa (satu) surat ini ya kita bantu cek atau kita cek data lengkapnya,” katanya. ujar Komandan Tim Danru) Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, Mujib Tambrin, ditemui detikOto, Senin (21/12/2020).

“Sedangkan masyarakat (calon penumpang bus) minimal harus membawa surat keterangan sehat,” ucapnya lagi.

Meski begitu, Mujib tidak menjamin toleransi ini bisa berlanjut hingga 8 Januari. Kebijakan besok atau menjelang libur Natal dan Tahun Baru bisa saja berbeda atau lebih ketat, tergantung keputusan Pemprov DKI Jakarta.

Menonton video “Perhatikan! Ini harga maksimal tes antigen cepat di Indonesia
[Gambas:Video 20detik]
(lua / din)

Source