Tak Lewat Potongan Pajak, Pajero Sport Bekas Malah Diburu!

Jakarta, CNBC Indonesia – Kebijakan relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru berdampak pada industri lain yang berjalan seiring, salah satunya adalah mobil bekas. Pasca keluarnya aturan relaksasi untuk mobil 1.500cc-2.500cc, Mitsubishi Pajero yang diprediksi mendapat diskon gagal lolos.

“PPnBM untuk Innova dan Fortuner 2.500cc sebenarnya orang-orang menunggu Pajero tapi ternyata tidak bisa (potongan pajak). Jadi sekarang Pajero lebih banyak dicari orang dibanding Fortuner,” ujar pemilik jual beli mobil bekas dan toko penjualan, Jordy Mobil di MGK Kemayoran Andi Supriadi kepada CNBC Indonesia, Rabu (7/4/21).

Informasi Andi cukup masuk akal, karena Rp. Segmen mobil 300-400 juta memang segmen menengah ke atas dan bertumpu pada hobby. Saat mobil baru tidak bisa diturunkan harganya, pilihan konsumen tetap menjadi pilihan yang menyukai model tertentu.

Ilustrasinya begini, ketika calon pelanggan Pajero yang awalnya ingin membeli mobil baru, kemudian beralih ke mobil bekas karena tidak mendapat kelonggaran PPnBM.

Alasannya mungkin lebih gagah dari bodi Fortuner, jadi orang lebih suka Pajero. Dan unitnya tidak sebanyak Fortuner, ada banyak Fortuner, jelasnya.

Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero memang bersaing ketat di segmen Sport Utility Vehicle (SUV). Keduanya kerap dibandingkan dan menjadi pilihan bagi calon pembeli saat melirik segmen SUV.

Awalnya, kedua mobil tersebut diprediksi masuk dalam skema relaksasi mobil PPnBM 1.500cc-2.500cc. Namun ternyata, hanya Fortuner yang masuk karena Pajero belum memenuhi syarat kandungan lokal minimal 60%. Kandungan lokal Pajero Sport saat ini hanya 40%. Selain itu, ada juga Honda CR-V yang masuk dalam skema ini.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) selaku agen pemegang merek Pajero Sport sempat menyinggung kegagalan Pajero mendapat potongan pajak. Direktur Utama MMKSI Naoya Nakamura sangat kecewa dan meminta maaf kepada konsumen.

“Kami kecewa tidak diikutsertakan dalam relaksasi ini karena masalah konten lokal dari Pajero Sport. MMKI sebagai pabrikan pabrik telah melakukan segala upaya untuk meningkatkan pembelian lokal secara bertahap, namun masih belum dapat mencapai pedoman maksimal yang ditetapkan oleh Pemerintah, “kata Direktur Utama MMKSI. Naoya Nakamura dalam MMKSI Annual Media Gathering 2021, Selasa (6/4/21).

[Gambas:Video CNBC]

(hoi / hoi)


Source