Sritex mengaku menerima proyek dari Kementerian Sosial, Gibran: Kalau mau korupsi, kenapa baru sekarang?

PR DEPOK – Polemik dugaan keterlibatan Gibran Rakabuming dalam proyek dana bansos terus berlanjut.

Gibran disebut-sebut sebagai pihak yang merekomendasikan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) menjadi penyedia tas atau goodie bag yang digunakan untuk paket bansos.

Menanggapi persoalan yang membingungkan tersebut, Sritex akhirnya buka suara melalui keterangan pers atas nama Corporate Communication Head PT Sri Rejeki Isman Tbk, Joy Citradewi.

Baca Juga: Calon Rapid Test Letters Keluyuran di Stasiun Pasar Senen, Polda Metro Jaya Bakal Lakukan Ini

“Menanggapi isu keterlibatan Sritex dalam pengadaan ‘goodiebag’ atau bansos (bansos) yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos), kami sebagai perusahaan ingin melakukan klarifikasi,” tulis Sritex di sela-sela acara. pernyataan pers.



Sritex memberikan dua klarifikasi dalam surat tersebut.

Pertama, Sritex mengklaim telah dihubungi langsung oleh Kementerian Sosial pada April 2020 untuk menjadi penyedia tas atau goodie bag yang digunakan untuk paket bansos.

Baca Juga: Tegas Bantah Terlibat Korupsi Bansos, Gibran: Harap Cek Kembali ke KPK dan PT Sritex

Sritex juga mengklaim tidak ada penyimpangan pada order tersebut, karena sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Source