Sri Mulyani Finalisasi Aturan THR untuk PNS, TNI dan Polri

Jakarta, CNN Indonesia –

Menteri Keuangan Sri Mulyani masih bekerja aturan pencairan tunjangan hari raya (THR) untuk PNS, TNI, dan Polri. Rencananya THR PNS dicairkan pada awal Mei 2021.

“(THR untuk) prajurit ASN dan TNI, Polri, ini diselesaikan Menteri Keuangan dan dibayar h-10,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam jumpa pers, Senin (19/4).

Sebelumnya, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata mengatakan, pemerintah akan mengucurkan THR untuk PNS tanpa pemotongan. Namun, pihaknya masih mengerjakan regulasi tersebut.

“Tunggu sebentar ya, kebijakan itu akan disampaikan oleh pimpinan,” kata Isa kepada CNNIndonesia.com di awal bulan ini.

Secara terpisah, mantan Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan beberapa waktu lalu PNS juga akan menerima THR dan gaji ke-13 secara penuh alias tanpa pemotongan.

Jika pemerintah akan membayar THR pada H-10 Lebaran dan Hari Raya jatuh pada pertengahan Mei 2021, maka THR tersebut akan dicairkan pada awal Mei 2021.

Di sisi lain, pemerintah juga mewajibkan pengusaha swasta untuk membayar THR secara penuh kepada pekerjanya. Pembayaran harus dilakukan H-7 Lebaran.

[Gambas:Video CNN]

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor M / 6 / HK.04 / IV / 2021 tentang Penerapan THR Keagamaan 2021 Bagi Pekerja atau Buruh di Perusahaan.

Presiden Jokowi juga mengingatkan pengusaha untuk memberikan THR kepada pekerjanya pada Lebaran tahun ini meski perekonomian masih tertekan oleh virus corona. Pasalnya, pemerintah telah memberikan sederet rangsangan kepada pengusaha swasta agar bisa menghadapi tekanan pandemi Covid-19.

“Pemerintah mendorong swasta untuk memberikan THR bagi karyawannya,” kata Jokowi di akun Instagram resminya @jokowi.

(wel / sfr)


Source