Sosok Samin Tan yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siang tadi, orang terkaya di Indonesia yang kekayaannya lebih dari Rp. 13 triliun

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pelarian Samin Tan berakhir.

Pelarian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diakhiri pada Senin (5/4/2021).

Bos PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN) merupakan People Wanted List (DPO) dalam perkembangan kasus dugaan korupsi suap terkait perjanjian kontrak kerjasama pembangunan PLTU Riau-1.

Pada Senin siang sekitar pukul 15.30, tim penyidik ​​KPK menangkap Samin Tan di sebuah kafe di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Diborgol, Samin Tan digiring masuk ke gedung KPK pada Senin (5/4/2021) sore.

Penangkapan Samin Tan mengakhiri pencarian KPK terhadapnya yang berlangsung sekitar satu tahun.

Tersangka pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal, Samin Tan berjalan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (6/4/2021).  KPK secara resmi menahan Samin Tan yang diduga membayar Rp.  Uang suap Rp 5 miliar kepada mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih dalam rangka proses pengakhiran Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kalimantan Tengah.  Tribunnews / Irwan Rismawan
Tersangka pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal, Samin Tan berjalan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (6/4/2021). KPK secara resmi menahan Samin Tan yang diduga membayar Rp. Suap Rp 5 Miliar kepada Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih dalam rangka proses pengakhiran Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kalimantan Tengah . Tribunnews / Irwan Rismawan (Tribunnews / Irwan Rismawan)

Tahun lalu, Samin Tan tercatat dua kali mengabaikan panggilan KPK untuk diperiksa sebagai tersangka, yakni pada 2 dan 5 Maret 2020.

Kemudian pada 10 Maret 2020, KPK secara resmi mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Samin Tan.

Tak bisa menangkap Samin Tan, pada 17 April 2020, KPK akhirnya memasukkan Samin Tan ke dalam Daftar Buronan (DPO).

Kasus suap yang dilakukan Samin Tan terungkap saat KPK mengusut kasus korupsi PLTU Riau I.

Baca juga: KPK: Setelah Samin Tan, Tangkap Harun Masiku dan OPD Lainnya

Source