Sitting Case, Hampir Rp. 1 T Uang Telah Dibayar Demi Formula E Jakarta

Jakarta

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan Pemprov DKI Jakarta sudah menggelontorkan hampir Rp. 1 triliun untuk kinerja Formula E. Uang itu dibayarkan kepada Formula E Operation (FEO) Ltd sebagai pemegang lisensi.

BPK mencatat sebanyak GBP 53.000.000,00 atau setara dengan Rp. 983.310.000.000,00 telah dibayarkan oleh Pemerintah Provinsi DKI kepada FEO. BPK merinci, dari Rp. 983,31 miliar dibayarkan, Rp. 560,31 miliar digunakan untuk membayar biaya komitmen Formula E. Lebih dari setengah triliun rupiah dana dibayarkan pada 2019 dan 2020.

“Biaya yang dibayarkan pada tahun 2019 senilai GBP 20.000.000,00 atau setara dengan Rp360.000.000.000,00. Biaya yang dibayarkan pada tahun 2020 sebesar GBP11.000.000,00 atau setara dengan Rp200.310.000.000,00,” tulis BPK dalam Buku Laporan. Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 2019 yang dikonfirmasi anggota BPK, Achsanul Qosasi, Senin (22/3/2021).

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga telah membayar GBP 22 juta atau setara Rp 423 miliar untuk Bank Garansi. Namun, PT Jakpro selaku pihak yang ditunjuk sebagai penyelenggara mengatakan anggaran di Bank Garansi bisa ditarik.

“Bank Garansi senilai GBP 22.000.000,00 atau setara dengan Rp 423.000.000.000,00. PT Jakpro telah melakukan negosiasi ulang dengan FEO terkait penarikan bank garansi senilai GBP 22.000.000,00 yang telah disetujui oleh FEO melalui surat tertanggal 13 Mei 2020.,” bunyi keterangan BPK tersebut. .

Desain Sirkuit Formula E JakartaDesain Sirkuit Formula E Jakarta (Foto: Istimewa)

Badan Pemeriksa Keuangan menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta menarik uang dari Bank Garansi karena Formula E dibatalkan pada 2020 karena faktor pandemi Corona. Pemprov DKI kemudian menunda Formula E hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Di kesempatan lain, PT Jakpro buka suara soal dana yang telah dikeluarkan hampir Rp. 1 triliun oleh Pemprov DKI Jakarta. Project Director Sportainment PT Jakarta Propertindo (Perseroda) M Maulana mengatakan uang yang disetorkan ke FEO tidak disita.

“Dananya tidak hangus. Karena Jakarta Eprix ditunda hingga 2022, maka uang yang sudah dibayarkan akan digunakan untuk acara-acara di tahun 2022,” kata Maulana.

Baca lebih lanjut di halaman berikutnya >>>

Tonton Video ‘Formula E Ditunda Karena Pandemi, Bagaimana Nasib Uang Dibayar DKI?’:

[Gambas:Video 20detik]

Source