Siapa pemain Indonesia yang menjadi target Johor Darul Takzim?

Johor Darul Takzim akan segera mengumumkan perekrutan pemain Indonesia dalam waktu dekat.

Muncul informasi bahwa klub kuat Liga Super Malaysia (MSL) Johor Darul Takzim akan merekrut pemain dari Indonesia. Informasi tersebut berawal dari ucapan Tunku Mahkota Johor saat memperkenalkan pemain baru JDT, Danial Amier, Selasa (22/12) sore. Masih ada empat pemain lagi yang akan mengikuti JDT, sedangkan pengumuman target pemain Indonesia akan dilakukan dalam waktu dekat.

Muncul pertanyaan menarik, siapakah para pemain ini? Asumsi awal diberikan kepada Stefano Lilipaly karena sang pemain tidak akan memperpanjang kontraknya dengan Bali United yang berakhir pekan depan. Namun, ini mengacu pada berbagai informasi yang dikumpulkan Tujuan Indonesia, pemain yang ditargetkan JDT berusia di bawah 23 tahun. Lilipaly tidak memenuhi kriteria itu. Apalagi, muncul rumor bahwa Lilipaly sedang menghitung langkah-langkah kariernya di Korea Selatan.

Marc Klok juga otomatis tidak masuk hitungan. Langkah pemain naturalisasi untuk bergabung dengan Kedah memudar setelah klub Malaysia tersebut lebih memilih pemain dari Singapura. Klok sedang liburan.

Tak banyak informasi yang didapat saat melakukan pengecekan silang dengan Goal Malaysia. Jika diasumsikan JDT selalu mendatangkan pemain-pemain level terbaik, salah satu kemungkinan pemain Indonesia diincar adalah anggota skuad SEA Games 2019.

Nama yang pertama kali muncul adalah pencetak gol terbanyak, Osvaldo Haay. Namun, pemain yang akrab disapa Valdo itu bergabung dengan Persija Februari lalu. Kalaupun pindah, kemungkinan besar transfer ke JDT akan dalam bentuk pinjaman.

Nama lainnya adalah gelandang Madura United, Syahrian Abimanyu. Presiden Madura United Achsanul Qosasih pernah menyatakan dua pemainnya akan bertualang ke luar negeri, yakni Abimanyu dan Zulfiandi.

Spekulasi transfer sebenarnya bergantung pada langkah JDT untuk menentukan slot pemain ASEAN di skuad. Seperti diketahui, klub MSL hanya bisa mendaftarkan satu pemain ASEAN. Saat ini ada Hariss Harun, gelandang asal Singapura berstatus kapten skuad Macan Selatan.

Posisi Hariss diyakini tak akan terusik. Artinya, pemain Indonesia itu akan bergabung dengan JDT II yang berlaga di Liga Inggris (MPL) atau satu kasta di bawah MSL. Namun status tersebut tidak akan terlalu mengganggu karena JDT masih bisa menggunakan pemain di skuat utama jika dibutuhkan. Aturan kompetisi mengizinkan klub untuk menggunakan pemain dari tim kedua mereka meskipun hanya satu pemain ASEAN yang dapat dimasukkan ke dalam skuad kompetisi.

Source