Shin Tae-yong Positif COVID-19, Kemenpora Baru Tahu dari Media

Jakarta

Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto menanggapi kasus positif COVID-19 oleh pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong. Pihaknya baru tahu dari media.

Shin Tae-yong dipastikan positif mengidap COVID-19, Jumat (19/3/2021). Ia mengalami berbagai gejala seperti demam dan kehilangan nafsu makan dalam dua minggu terakhir.

Dalam laporan Yonhap, pelatih asal Korea Selatan itu mengontraknya dari staf kepelatihannya. Mulai dari pelatih kiper Yoo Jae-hoon yang terkena pukulan pertama pada 5 Maret, kemudian pelatih fisik Lee-Jae-hong yang mengalami hal yang sama pada dua hari berikutnya. Termasuk Woo Jae-kim dan Kim Ha-eun.

Gatot mengaku baru mengetahui kabar tersebut dari media. Hingga saat ini, PSSI belum menerima laporan ke pihaknya.

Tapi apakah Ketum PSSI sudah lapor ke Menteri saya juga belum tahu. Mudah-mudahan Shin Tae-yong segera pulih, kata Gatot kepada detikSport, Selasa (23/3/2021).

Ia pun memuji keterbukaan PSSI meski sebelumnya dibantah oleh induk federasi sepak bola nasional itu.

“Artinya sudah ada sedikit kemajuan. Tapi untuk yang lain semoga tidak ada cluster baru. Karena setahu saya dia (Shin Tae-yong) memiliki disiplin yang ketat, segera diasingkan sendiri. Kalau saya ‘ gak salah kedutaan akan turun menanganinya. Shin Tae-yong. Meski begitu sudah ada keterbukaan (dari PSSI) padahal itu dibantah, “ujarnya.

Namun, Gatot tak melupakan kejadian saat pertama kali ada cek kesehatan pada pemain timnas, lalu ada yang terekspos, tapi PSSI tak kunjung buka.

“Makanya saya bilang PSSI harus belajar dari bola basket. Mereka buka, hari pertama terkena IBL, mereka ngomongin siapa, klub mana yang kena.”

Terkait hal itu, Gatot berharap PSSI bisa segera melakukan penelusuran kemungkinan dampaknya terhadap para pemain. Apalagi, ada kasus positif di antara tim pelatih Shin sejak 5 dan 7 Maret lalu.

“Selama ini karena tidak ada laporannya kita tidak tahu. Tapi yang saya tahu biasanya data yang terekspos, cepat atau lambat akan diketahui karena datanya saling terhubung. Jadi intinya sudah dibahas, apapun itu cepat atau lambat akan diketahui, ”ujarnya.

“Saya hanya berharap yang pertama, meski ditolak untuk kasus Shin, sudah terbuka. Kedua, kemarin pemerintah secara serius membantu mulai membantu perizinan Piala Menpora, seolah-olah tidak mungkin tanpa campur tangan Menteri. “

“Kemudian juga dengan vaksinasi itu artinya pemerintah paling tidak membackup masalah kesehatan. Di sisi lain, PSSI harus lebih terbuka. Kalau tidak dibuka tidak ada gunanya,” tandas Gatot.

Menonton video “Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Terkena Covid-19
[Gambas:Video 20detik]
(mcy / cas)


Source