Sering Stres? Tanda Kekebalan Tubuh Ringkas

JAKARTA, solotrust.com – Sistem kekebalan dapat dilemahkan tetapi juga dapat dikontrol dengan menjaga pola makan, tingkat stres, dan waktu tidur. Namun, jika Anda memiliki sistem kekebalan yang lemah atau diharuskan minum obat tertentu, seperti obat kemoterapi, Anda mungkin tidak dapat mengontrol sistem kekebalan Anda.

“Tidak ada pil ajaib untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh,” kata dokter pengobatan keluarga Abisola Olulade, seperti dikutip dari Insider.

Menurutnya, Anda perlu membatasi asupan alkohol, banyak berolahraga, dan cukup tidur untuk menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh. Lalu, apa saja tanda-tanda sistem imun yang lemah?

“Ada tanda-tanda kekebalan yang melemah. Jika Anda terus mengalami infeksi, butuh waktu lebih lama untuk sembuh dari infeksi, atau jika luka membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh, Anda mungkin memiliki sistem kekebalan yang lemah,” kata Olulade.

Selain itu, Anda bisa sering masuk angin, terkena infeksi, merasa terlalu lelah, dan stres yang meningkat. American Psychological Association menyatakan bahwa stres dan kesepian jangka panjang dapat berdampak negatif pada kekebalan karena stres menurunkan kadar limfosit sehingga tubuh lebih sulit melawan infeksi.

Jadi, jika Anda cenderung sakit setelah ujian atau mendapat tugas besar di tempat kerja, Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk memasukkan manajemen stres ke dalam rutinitas harian Anda. Tanda lain dari sistem kekebalan yang lemah adalah seringnya masalah pencernaan seperti diare, perut kembung, kram, dan sembelit.

“Anda dapat memeriksa sistem kekebalan Anda dengan melakukan tes darah untuk melihat apakah Anda memiliki tingkat antibodi yang cukup, seperti imunoglobulin, sel darah putih, trombosit, dan sel sistem kekebalan,” kata peneliti nutrisi Alex Ruani.

Anda dapat mengidentifikasi penyebab dari sistem kekebalan yang lemah, termasuk merokok dan konsumsi alkohol, kekurangan nutrisi, obat-obatan seperti kemoterapi atau perawatan kanker lainnya, gangguan autoimun, dan HIV atau AIDS.

Ketika sistem kekebalan tidak berfungsi dengan baik, dokter mungkin memberi tahu Anda tentang gangguan sistem kekebalan. Ini berarti Anda mungkin mengalami satu atau lebih kondisi, seperti defisiensi imun yang didapat, sistem imun yang terlalu aktif, dan penyakit autoimun. # Teras.id

(wd)

Source