Selain Hilal, Bulan Matahari dan Konjungsi Tiga Menghiasi Langit Indonesia Saat Ini

KOMPAS.com- Bersamaan dengan observasi bulan baru untuk mengetahui awal Ramadhan 1442 Hijriah oleh para ahli falakiyah, juga terdapat fenomena konjungsi bulan matahari dan konjungsi rangkap tiga yaitu Bulan, Venus dan Matahari.

Berikut penjelasan tentang dua fenomena langit yang dikutip dari keterangan resmi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

1. Konjungsi Bulan Surya (Fase Bulan Baru)

Peneliti Pusat Ilmu Antariksa LAPAN, Andi Pangerang menyatakan bahwa konjungsi bulan matahari disebut juga fase bulan baru.

Konjungsi Matahari Bulan adalah konfigurasi ketika Bulan terletak di antara Matahari dan Bumi, pada saat yang sama Bulan juga sejajar dengan Matahari dan Bumi.

Baca juga: Apa itu konjungsi bulan?

Sebagai informasi, fase bulan baru ini terjadi pada jarak 403.642 kilometer dari Bumi atau geosentris dan terletak di konstelasi Pisces.

Melalui laman pendidikan sains LAPAN, kata Andi, mengingat orbit Bulan yang membentuk sudut 5,1 derajat terhadap ekliptika, bayangan Bulan tidak selalu jatuh ke permukaan bumi saat fase bulan baru.

“Jadi, setiap fase bulan baru tidak selalu bertepatan dengan gerhana matahari,” ucapnya.

Dalam kondisi fase bulan baru, Bulan tidak hanya membentuk konjungsi dengan Matahari tetapi juga dengan Venus.

Baca juga: Mengenal Hilal, Penentu Awal Bulan Ramadhan dan Sabda Nabi SAW

Jadi, ini juga disebut Konjungsi Tiga Bulan-Venus-Matahari.

Namun, saat matahari terbenam, Bulan dan Venus tidak terlihat, mendekati sudut pemisahan antara 2,6 derajat hingga 2,55 derajat selama 10-15 menit sebelum terbenam.

Diperkirakan ketinggian Bulan di Indonesia saat terbenam Matahari bervariasi dari 2,6 derajat hingga 3,6 derajat dengan sudut pemanjangan terhadap Matahari bervariasi dari 3,8 derajat hingga 4,8 derajat.

Ini membuat Bulan mungkin sedikit sulit untuk diamati bahkan dengan peralatan. Kemunculan ketiga benda langit ini, bisa berakhir saat fajar bahari.

Baca juga: Mulai Malam Ini, Ada Tiga Konjungsi Bulan, Jupiter, dan Saturnus

Source