Selain California, Kasus Corona Membuat Apple Tutup Sementara …

Memuat …

CALIFORNIA – Apple secara resmi menutup sementara 12 toko offline-nya di California, Amerika Serikat. Kebijakan ini diambil karena maraknya kasus Covid-19 di Negeri Paman Sam. BACA JUGA: Perbandingan andalan yang terjangkau: Mi 10T Pro vs Galaxy S20 + vs Oppo Find X2

Apple sendiri belum mengumumkan kapan Apple Store di sana akan dibuka kembali. Namun yang pasti toko-toko tersebut akan tutup saat hari raya.

Namun kabar terbaru menyebutkan, bahwa tidak hanya California, Apple juga menutup sementara toko-tokonya di tempat lain. Menurut laporan 9to5Mac, ada hampir 100 toko yang saat ini tidak beroperasi.

BACA JUGA: Inilah rahasia di balik layar 144Hz Xiaomi Mi 10T dan Mi 10T Pro

Misalnya, toko-toko di Tennessee tutup akhir pekan lalu, kemudian delapan toko di Inggris juga tutup, kemudian 18 toko di Jerman dan Belanda, dan diikuti oleh toko-toko di Meksiko dan Brasil.

Luncurkan dari Makrumor, Senin (21/12), beberapa toko yang masih buka di Amerika Serikat telah membatasi layanannya. Pelanggan hanya dapat mengambil unit sesuai dengan janji yang telah dibuat secara online. Namun tidak melayani pembelian langsung di toko.

Di semua Apple Store di dunia, Apple telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Misalnya, karyawan diharuskan memakai masker, memeriksa suhu tubuh, menjaga jarak, dan rutin membersihkan toko.

Kebijakan penutupan toko Apple dimulai pada awal tahun ini. Selama musim semi, banyak toko tutup. Apple membuka kembali tokonya pada Juni 2020.

Namun saat itu Apple menegaskan bahwa toko tersebut bisa ditutup kembali, menyesuaikan dengan kondisi yang ada. Hingga saat ini terdapat sekitar 400 Apple Store yang masih buka. BACA JUGA: Berikut tips agar para milenial nyaman berinvestasi melalui digital

(dan)

Source