Satgas Covid-19 Terbitkan Syarat Perjalanan Terbaru, Antigen Cepat Berlaku 3 Hari

JAKARTA, KOMPAS.com – Satgas Penanganan dan Pengendalian Covid-19 secara resmi mengeluarkan Surat Edaran baru terkait perjalanan masyarakat selama liburan Natal dan Tahun Baru.

Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 memuat berbagai persyaratan bagi pelancong domestik, salah satunya adalah masa berlaku hasil tes Covid-19.

Pada angka tiga huruf c tertulis bahwa semua perjalanan dari dan ke Pulau Jawa serta perjalanan antar kota antar provinsi di Pulau Jawa wajib mendapatkan hasil negatif dari uji antigen rapid test.

Baca juga: Kewajiban Keluar dan Masuk Rapid Test Antigen Jakarta, Masa Berlaku, dan Harga

Hasil rapid test tersebut digunakan maksimal 3 hari sebelum pemberangkatan sebagai syarat perjalanan yang dituju.

“Pelancong yang menggunakan angkutan udara dan kereta antarkota wajib menunjukkan hasil negatif menggunakan antigen rapid test selambat-lambatnya 3×24 jam sebelum pemberangkatan sebagai syarat perjalanan,” tulis surat edaran yang ditandatangani Kepala Satgas Covid-19 Doni Monardo .

Aturan yang lebih ketat diberikan untuk perjalanan ke Pulau Bali yang mewajibkan pemudik menyerahkan hasil tes PCR dengan masa berlaku maksimal 7 hari sebelum keberangkatan untuk perjalanan udara.

Sedangkan perjalanan laut dan darat harus menyertakan rapid antigen test dengan masa berlaku 3 hari sebelum pemberangkatan.

Baca juga: Wakil Gubernur DKI: Penumpang Pesawat Wajib Uji Cepat Antigen 3 Hari Sebelum Keberangkatan

Tes cepat antigen wajib juga diminta untuk orang-orang yang menggunakan transportasi pribadi atau umum.

Surat tersebut juga menyatakan bahwa anak di bawah usia 12 tahun tidak diwajibkan untuk mengikuti tes PCR atau rapid antigen test sebagai syarat perjalanan.

Antigen cepat juga tidak berlaku untuk perjalanan dari satu kawasan algomerasi perkotaan seperti Jabodetabek, namun demikian pemerintah daerah di kawasan algomerasi dapat melakukan pemeriksaan acak kapan saja.

Travel relief diberikan untuk daerah selain Jawa dan Bali. Di daerah selain Jawa dan Bali, tes cepat antibodi masih menjadi kebutuhan perjalanan.

Source