Sama seperti WhatsApp GB, aplikasi chat ini juga berpotensi membahayakan

Aplikasi Hazard Chat

PrimaBerita – Baru-baru ini aplikasi WhatsApp GB menjadi topik perbincangan, karena aplikasi ini tidak terdaftar di Play Store dan App Store, sehingga sebagian orang menganggapnya tidak aman. Selain GB WhatsApp ini, ada aplikasi chat lain yang berpotensi berbahaya.

WhatsApp resmi juga sudah mengingatkan bahwa akun pengguna WA GB akan diblokir sementara. Pemblokiran akan berhenti jika pemilik akun sepenuhnya menggunakan WhatsApp resmi.

Aplikasi obrolan berikut berpotensi berbahaya

YoWhatsApp (YoWA)

Mengutip Techzim, YoWhatsApp menghadirkan fitur yang memungkinkan pengguna mengunci WhatsApp tanpa App Lock pihak ketiga.

Aplikasi ini juga memungkinkan pengguna menyembunyikan pesan yang terakhir dilihat untuk kontak yang mereka pilih, sesuatu yang tidak dapat Anda lakukan di aplikasi WhatsApp resmi.

FMWhatsAp

Pengguna aplikasi ini dapat menggunakan beberapa nomor sekaligus. Meskipun menawarkan kustomisasi tema rendah, FMWhatsApp dapat memberikan opsi lain untuk obrolan.

Dengan FMWA, pengguna dapat mengirim file lebih dari 1GB dan menawarkan lebih dari 30 jenis tanda centang dan gaya gelembung yang berbeda.

OGWhatsApp

Aplikasi ini menawarkan banyak sekali tema bagi penggunanya. Serta peningkatan batas jumlah huruf dalam status dan kemampuan mengirim file video ke file audio besar tanpa khawatir. Pengguna juga dapat memperbesar gambar profil kontak dengan OGWhatsApp.

WhatsApp Indigo

WhatsApp Indigo merupakan aplikasi yang menghadirkan fitur bubble dalam berbagai warna, antara lain Cyan, Grey, Crayon, Pink, dan lain sebagainya. Fitur yang terkait dengan aplikasi WhatsApp modifikasi lainnya. Aplikasi ini memungkinkan pengguna mengirim file sebesar 72MB dan mengirim gambar dalam kualitas aslinya, tidak seperti WhatsApp resmi yang memotong kualitasnya.

Bahaya menggunakan GB WhatsApp dan aplikasi chat tidak resmi

Meluncurkan Digitbin, WA GB, ada WhatsApp tidak resmi lainnya dengan fitur-fitur canggih yang tidak tersedia di WA resmi. Mereka menganggap aplikasi yang dimodifikasi ini tidak aman untuk kamu gunakan meski menyediakan beberapa fitur hebat yang tidak tersedia di WA resminya.

Aplikasi seperti WhatsApp Plus, GBWhatsApp, OGWhatsApp, atau versi WA apa pun yang dimodifikasi dapat menghalangi privasi pengguna karena pesan tidak tersedia dari server asli.

Menurut peneliti online Internet Research Institute, versi modifikasi dari WhatsApp lebih rentan untuk menyuntikkan Malware dan Spyware karena server yang dihostingnya kurang aman. Mereka lebih rentan menyebabkan kerusakan pada data pengguna.

Versi WhatsApp yang dimodifikasi tidak dienkripsi dan dengan demikian setiap pesan yang dikirim pengguna dapat dibaca oleh orang ke-3. Dengan demikian, sangat berbahaya bila WhatsApp yang dimodifikasi digunakan untuk mengirim informasi rahasia seperti kredensial perbankan, kata sandi, atau detail pribadi lainnya yang dapat membahayakan privasi pengguna.

Menggunakan WA GB dkk tidak ilegal, tetapi melanggar kebijakan WhatsApps. Sehingga dapat memicu perusahaan untuk melarang penggunaan pengguna WA secara permanen.


Source