Sadio Mane Marah saat Liverpool Bantai Istana, Klopp: Manusiawi: Okezone bola

LONDON – Sadio Mane marah karena tidak bermain maksimal saat Liverpool membantai Crystal Palace 7-0 pada pekan ke-14 Liga Inggris 2020-2021. Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, tak peduli dengan amarah salah satu pemain kuncinya.

Klopp menilai kemarahan Mane adalah manusiawi karena dia ingin bermain lebih lama di lapangan. Namun, Klopp lebih memilih mengganti Mane dengan Mohamed Salah pada menit ke-57 untuk menjaga kebugaran pemain Senegal tersebut.

Mane mungkin marah karena merasa bisa mencetak lebih banyak gol ke gawang Palace. Mane mencatatkan namanya di daftar pencetak gol pada menit ke-35 dan hampir mencetak gol keduanya sesaat sebelum ditarik.

Saat duduk di bangku, ekspresi Mane terlihat kesal. Meski begitu, Klopp tak mempersoalkannya karena menilai pemain Senegal itu hanya melampiaskan perasaannya saja.

BACA JUGA: Tadi Malam Hasil Liga Inggris: Liverpool dan Man City Menang, Arsenal Tumbang

“Sadio (Mane) tidak senang karena dia tidak bertahan di lapangan lebih lama. Para pemain melakukan apa yang saya katakan, tetapi mereka manusia dan bereaksi dengan cara tertentu. Sadio baik-baik saja, “kata Klopp, mengutip dari BT Sport, Minggu (20/12/2020).

Selain kemarahan Mane, penampilan Liverpool saat menjamu Palace, Sellhurst Park, Sabtu 19 Desember 2020, juga patut dibahas. Pasalnya, The Reds – julukan Liverpool – tampil sangat luar biasa sejak menit pertama.

Liverpool memulai pertandingan dengan meyakinkan. Setelah tiga menit babak pertama, Takumi Minamino mencetak gol pertama Liverpool melalui sepakan dari dalam kotak penalti. The Reds mampu meningkatkan keunggulan mereka sebelum jeda melalui gol-gol dari Mane (35 ‘) dan Roberto Firmino (44’).

Jalannya pertandingan di babak kedua tidak jauh berbeda dengan 45 menit pertama. Liverpool kerap menciptakan peluang berbahaya di pertahanan Istana yang sebenarnya membutuhkan gol untuk memperkecil kedudukan.

Jurgen Klopp (Foto: Reuters)

Gol istana akhirnya kembali pecah di menit ke-52. Henderson mencatatkan namanya di daftar pencetak gol setelah tembakan dari luar kotak penalti berhasil menaklukkan kiper Istana Vicente Guaita. Setelah Henderson, Firmino mencetak gol keduanya pada menit ke-68.

Saat pertandingan berusia 80 menit, Mohamed Salah yang memulai pertandingan dari bangku cadangan, mencetak dua gol pada menit ke-81 dan 84. Gol Salah memastikan Liverpool pesta tujuh gol di kandang Palace.

Tambahan tiga poin memastikan Liverpool kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 31 poin. Liverpool akan tetap di posisi pertama meski Tottenham Hotspur memenangkan pertandingan lainnya.

Source