Saat Liverpool ingin meminjamkan pemain ke Man United setelah tragedi Munich

KOMPAS.com – Liverpool dan Manchester United memiliki sejarah panjang persaingan yang sengit dan sengit. Namun, kota dan klub juga menunjukkan solidaritas yang besar.

Saat ini, persaingan Liverpool dan Manchester United sedikit terganggu oleh kebangkitan Manchester City sebagai kekuatan sepak bola paten di wilayah Barat Laut selama dekade terakhir.

Namun, Liverpool dan Manchester yang hanya berjarak 56 kilometer (kira-kira jarak Jakarta-Bogor) memiliki sejarah persaingan yang dimulai sejak era Revolusi Industri lebih dari 100 tahun yang lalu.

“Kedua kota itu memiliki tradisi kelas pekerja, berkontribusi pada dunia musik, seni, budaya pop, olahraga, dan khususnya legenda sepak bola,” kata Kevin Sampson, penulis terkemuka dan penduduk asli Liverpool, seperti dikutip CNN.

Baca juga: Prediksi Liverpool Vs Man United dari 4 Pengamat Sepak Bola Indonesia

“Liverpool dan Man United telah membentuk warisan internasional. Kedua klub yakin mereka adalah yang ‘terbesar’ di dunia.”

“Man United jika mengacu pada basis penggemar dan pendapatan, sedangkan Liverpool dalam hal kesuksesan di dalam dan di luar lapangan.”

Intensitas kedua rival tersebut mungkin telah mencapai puncaknya dengan insiden rasis yang melibatkan Luis Suarez dan Patrice Evra pada Oktober 2011.

Insiden ini menyulut api persaingan antara kedua klub dan jurang pemisah antar kota semakin dalam.

Meski demikian, Liverpool dan Manchester United juga telah menunjukkan rasa solidaritas yang tinggi.

Ini telah terlihat dalam beberapa kesempatan.

Salah satunya diperlihatkan setelah Manchester United menjadi korban Tragedi Munich pada Februari 1958.

Baca juga: Liverpool vs Man United, Alasan Rashford Jadi Ancaman Terbesar The Reds

Delapan pemain Manchester United dan tiga staf tewas tragis dalam kecelakaan udara tersebut.

Duncan Edwards, Roger Byrne, Tommy Taylor, Billy Whelan, Eddie Colman, Mark Jones, Geoff Bent, dan David Pegg kehilangan nyawa dalam kecelakaan di bandara Munich dengan beberapa pemain lainnya mengalami luka serius.

Liverpool menjadi salah satu klub yang langsung menggaet Manchester United dan manajer Matt Busby.

Bukan bantuan finansial atau materi, Liverpool menawarkan untuk meminjamkan hingga lima pemainnya ke kubu Old Trafford untuk membantu skuad Setan Merah yang sudah kurus.

Namun, belum diketahui apakah Setan Merah menerima bantuan tersebut atau tidak.

Bill Shankly, manajer legendaris Liverpool yang masih melatih Huddersfield saat itu, adalah teman dekat Busby dan bahkan menawarkan untuk membayar gaji para penyintas tragedi tersebut karena dia sangat sedih dengan kejadian di Munich.

Source