RS Saiful Anwar Malang Penuh Pasien, Begini Penjelasan Manajemen

Jakarta, CNBC Indonesia– Dunia maya dihebohkan dengan foto viral yang memperlihatkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSSA) Saiful Anwar yang penuh dengan pasien, bahkan dirawat di lobby.

“Kami dari RSSA belum bisa memastikan dari mana foto-foto itu berasal. Tapi kalau melihat gambar dan kondisinya sangat mirip, identik dengan INCOVIT kami,” ujar Kepala Humas RSSA Dony Iryan Vebri Prasetyo dikutip dari CNNIndonesia.com. , Senin (21/12).

Dony membenarkan RSSA Malang dalam dua pekan terakhir memang mengalami peningkatan atau pertambahan jumlah pasien yang dipastikan positif mengidap virus corona. Oleh karena itu, saat ini pihaknya sedang memodifikasi sejumlah kamar termasuk menambah tempat tidur di IGD, agar bisa menampung pasien dengan gejala atau terkonfirmasi Covid-19.

“Kondisinya fluktuatif ya, rata-rata BOR kita terisi 85%, tapi sudah terisi juga lengkap. Oleh karena itu, saat ini kita modifikasi IGD sebagai penerima pasien pertama, dari semula hanya menampung 20 pasien. 30 tempat tidur, jadi tambah 10, ”jelasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga berencana menambah jumlah tempat tidur di ruang isolasi Covid-19 menjadi 53 tempat tidur. Saat ini RSSA Malang memiliki empat lantai yang khusus difungsikan sebagai ruang perawatan pasien Covid-19 dengan total 94 tempat tidur.

Dengan penambahan tersebut, RSSA Malang akan memiliki 147 tempat tidur. Namun, Dony menegaskan penambahan tempat tidur akan dilakukan bertahap, karena pihaknya juga perlu menyiapkan tenaga medis tambahan.

“Ada tambahan 53 tempat tidur, tapi bertahap ya. Saat ini ada 113 tempat tidur, dan sejak dua hari lalu relawan kami buka,” kata Dony.

Dony juga membenarkan, secara bertahap pasien dengan kondisi ringan dan sedang akan dirujuk ke RS Lapangan Idjen Boulevard yang berada di Politeknik Kesehatan Malang yang baru saja diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Kami akan rujuk ke RS Lapangan, terutama yang memiliki gejala ringan dan sedang,” pungkas Dony.

Meski ada tumpukan pasien, Dony memastikan RSSA Malang masih melayani pasien non Covid-19. Namun, dia memastikan protokol kesehatan seperti penggunaan alat pelindung diri (APD) saat melayani pasien tetap dijalankan dengan baik.

Sementara data sebaran kasus Covid-19 di Kota Malang hingga Minggu (20/12) menunjukkan sebanyak 3.233 orang dinyatakan positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, 2.630 orang dinyatakan sembuh, 303 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sedangkan 300 orang lainnya telah meninggal dunia.

[Gambas:Video CNBC]

(dob / dob)


Source