Rogoh Rp. 232 T, Microsoft Siap Menangkap Penerbit Teknologi Ini

Jakarta, CNBC Indonesia – Microsoft Corporation, raksasa teknologi yang terdaftar di Bursa Nasdaq AS di bawah kode saham MSFT, sedang dalam pembicaraan lebih lanjut untuk mengakuisisi perusahaan pengenalan suara Nuance Communications yang juga daftar di Nasdaq dengan kode ticker NUAN.

Informasi tersebut disampaikan seorang sumber yang mengetahui perundingan tersebut kepada CNBC International, Minggu (11/4/2021). Sumber menginformasikan, transaksi tersebut bisa ditandatangani paling cepat minggu ini dan diumumkan paling cepat Senin waktu AS (Selasa waktu Indonesia).

“Microsoft pertama kali mendekati Nuance pada Desember tahun lalu,” kata sumber tersebut, dikutip Senin (12/4/2021).

Bahkan perusahaan binaan Bill Gates dan Paul Allen itu rela membayar sekitar US $ 56 / saham untuk mengakuisisi Nuansa. Dengan demikian, nilai pembelian akan memberikan Nuance nilai ekuitas US $ 16 miliar atau setara dengan Rp 232 triliun (kurs Rp 14.500 / US $), nilai 23% harga premium di atas harga penutupan Jumat US $ 45,58 / saham. . .

Rencana akuisisi menggambarkan lebih lanjut upaya Microsoft baru-baru ini untuk berkembang melalui akuisisi.

Sebelumnya, Microsoft mempertimbangkan untuk membeli aplikasi berbagi video TikTok di AS tahun lalu, dan bulan lalu menyelesaikan akuisisi pembuat video game Zenimax senilai US $ 7,5 miliar, atau setara dengan Rp 108 triliun.

Bisnis Nuansa dinilai lebih sejalan dengan skema bisnis Microsoft yang melayani korporasi dan pemerintah.

Nuansa memperoleh pendapatan dengan menjual alat untuk mengenali dan menuliskan salam dalam kunjungan dokter, panggilan layanan pelanggan, dan pesan suara.

Perusahaan melaporkan laba bersih US $ 7 juta atau Rp 102 miliar dari pendapatan sekitar US $ 346 juta atau Rp 5 triliun pada kuartal keempat, dengan pendapatan turun 4% secara tahunan. Nuance didirikan pada tahun 1992, dengan 7.100 karyawan per September 2020.

Bloomberg juga melaporkan rencana Microsoft untuk membeli Nuansa Minggu lalu. Namun Microsoft menolak berkomentar. Perwakilan untuk Nuansa tidak segera menanggapi permintaan komentar dari CNBC dan Bloomberg.

Dengan nilai akuisisi sebesar US $ 16 miliar, Nuance akan menjadi akuisisi terbesar kedua Microsoft, menyusul pembelian LinkedIn sebesar US $ 27 miliar pada 2016.

Analis di CNBC International berpikir akuisisi Nuansa dapat memperluas kemampuan Microsoft dalam perangkat lunak suara.

Microsoft sudah memiliki alat yang dapat digunakan pengembang di sana untuk mengaktifkan aplikasi untuk mentranskripsikan ucapan menjadi kata tertulis, dan dapat menggabungkan pengenalan ucapan ke dalam produknya sendiri, seperti mesin pencari Bing dan aplikasi komunikasi Teams.

[Gambas:Video CNBC]

(tas tas)


Source