Reshuffle Menteri Jokowi, Mendapat Acungan Jempol dari Pengusaha!

Jakarta, CNBC Indonesia – Kehadiran enam menteri baru di kabinet Jokowi-Ma’ruf membuat para pelaku bisnis mengapresiasi dan menaruh harapan tinggi pada nama-nama yang baru terpilih. Ketua DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta Sarman Simanjorang menilai pelaku usaha sangat menantikan perombakan.

“Reshuffle ini merupakan kebutuhan yang mendesak selain untuk mengisi dua kursi menteri yang kosong akibat kasus korupsi juga sebagai penyegar dalam menghadapi tantangan ekonomi 2021 yang semakin menantang,” kata Sarman, Selasa (22/12).

Dari enam wajah baru yang masuk Kabinet Indonesia Maju, empat di antaranya berlatar belakang profesi. Kesemuanya itu diharapkan mampu menggairahkan pasar ekonomi sehingga dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

“Dunia usaha mengapresiasi Presiden yang telah memilih Menteri dari kalangan profesional yang mendapat respon yang sangat positif dari pasar, karena tokoh menteri tersebut sangat dikenal pasar dan pelaku usaha sehingga memiliki rasa optimisme untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, “kata Sarman.

Dari enam nama yang terpilih, masing-masing memiliki amanah yang berat. Misalnya, Mendag M. Lutfi memiliki tanggung jawab meningkatkan pasar ekspor dan penggunaan produk dalam negeri. Kemudian bersama kementerian pertanian melakukan pengendalian harga bahan pangan pokok, mengurangi ketergantungan pada impor dan meningkatkan pelayanan perizinan ekspor dan impor serta merevitalisasi pasar rakyat.

“Mantan Kepala BKPM / Menteri Perdagangan dan saat ini menjadi Duta Besar Amerika sangat tepat dan berkualitas karena memiliki pengalaman dalam bisnis dan jaringan internasional. Ketika menjadi Menteri Perdagangan di era SBY, ia mampu mengontrol harga makanan pokok saat lebaran, ”ujarnya.

Sandi Uno yang menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Kreatif juga senada. Ia diharapkan mampu menyusun strategi industri pariwisata di tengah pandemi dan pasca pandemi di masa mendatang sehingga arus wisman ke depan dapat mencapai target peningkatan devisa negara dari sektor pariwisata.

Sementara itu, Wahyu Sakti Trenggono, Menteri Kelautan dan Perikanan diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat, terutama berbagai kebijakan dan regulasi yang dinilai merugikan nelayan. Sektor Kelautan dan Perikanan harus dimanfaatkan secara maksimal untuk memberikan kontribusi. untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi tahun depan, ”jelasnya.

Dua Menteri lainnya yakni Tri Rismaharini dan Yahya Cholil Staquf, masyarakat berharap bisa membuat terobosan baru dalam memberikan pelayanan dan pendampingan sosial yang adil serta kebijakan di berbagai pelayanan keagamaan & kerukunan umat beragama.

“Dengan wajah baru Kabinet Indonesia Maju, diharapkan mampu bekerja sama dengan kementerian terkait untuk merumuskan berbagai program baik dari sisi kebijakan dan regulasi serta terobosan dan strategi menghadapi pandemi Covid 19 dan percepatan. pemulihan ekonomi nasional dengan pertumbuhan positif, ”kata Sarman.

[Gambas:Video CNBC]

(hoi / hoi)


Source