Rapid Antigen Resmi Berlaku untuk Kondisi Perjalanan Pulau Jawa

Jakarta, CNN Indonesia –

Satgas Penanganan Covid-19 (Satgas) secara resmi memberlakukan hasil tes antigen cepat deteksi virus corona sebagai syarat perjalanan bagi pengguna angkutan udara dan kereta api selama liburan natal dan Tahun Baru 2021.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid 19, Wiku Adisasmito, mengungkapkan hasil tersebut tes cepat atau uji cepat antigen Covid-19 sebagai syarat perjalanan dinas mulai 19 Desember hingga 8 Januari 2021 bagi pelancong antar kota, daerah, dan provinsi di seluruh Jawa.

“Pelancong yang menggunakan angkutan udara dan kereta antarkota diharuskan menunjukkan hasil negatif menggunakan uji cepat antigen,” kata Wiku dalam keterangan tertulis yang diterima. CNNIndonesia.com, Minggu (20/12).

Dijelaskan Wiku, hasil rapid antigen test berlaku maksimal 3 x 24 jam sebelum pemberangkatan. Kondisi serupa berlaku bagi pengguna angkutan darat lainnya, baik pengguna kendaraan pribadi maupun umum.

Wiku melanjutkan, kecuali bagi pengguna kereta api, pengguna transportasi darat – baik pribadi maupun – diharuskan mengisi electronic health alert card (E-HAC) sebelum melakukan perjalanan.

“Setiap individu yang melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi atau umum bertanggung jawab atas kesehatannya sendiri, serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan,” ujarnya lagi.

Infografis Berbeda Tes Corona: Tes Cepat, Antigen, PCRInfografis Berbeda Tes Corona: Tes Cepat, Antigen, PCR. (Foto: CNNIndonesia / Basith Subastian)

Sedangkan untuk perjalanan ke Bali, Satgas Covid-19 mewajibkan pengguna moda transportasi udara menunjukkan sertifikat hasil uji RT-PCR negatif selambat-lambatnya 7×24 jam sebelum perjalanan sebagai syarat.

Sedangkan bagi pemudik yang menggunakan transportasi darat atau laut, baik swasta maupun umum, wajib menunjukkan sertifikat hasil negatif menggunakan antigen rapid test paling lambat 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.

Sedangkan untuk anak di bawah usia 12 tahun tidak diharuskan mengikuti tes RT-PCR atau tes antigen rapis sebagai syarat perjalanan.

Berbagai ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020.Selain hasil rapid antigen test sebagai syarat berpergian, surat edaran tersebut juga memuat kewajiban melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan menghindari orang banyak, dan mencuci tangan dengan sabun. atau pembersih tangan.

Kedua, pengetatan protokol kesehatan di sepanjang jalan yang perlu dilakukan adalah penggunaan masker yang harus benar menutupi hidung dan mulut dengan jenis masker kain 3 lapis atau masker medis, ”tulis keterangan tertulis dari Covid- 19 Handling Task Force menjelaskan SE.

“Tidak diperbolehkan makan dan minum selama penerbangan untuk perjalanan kurang dari 2 jam, kecuali bagi individu yang diharuskan minum obat untuk keselamatan dan kesehatannya.”

Sebelum SE diterbitkan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan hasil rapid antigen test belum bisa diterapkan sebagai syarat perjalanan menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan, pihaknya masih menunggu regulasi dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk mengimplementasikan ketentuan tersebut.

(thr / NMA)

[Gambas:Video CNN]


Source