Qoala Insurtech Melengkapi Kecanggihan iPhone 12

Jakarta, Beritasatu.com – Di kalangan pecinta perangkat gadget atau dawai Premium di Indonesia saat ini dipenuhi dengan euforia atas peluncuran iPhone 12. Pasalnya, ponsel baru produksi Apple tersebut resmi hadir di pasar Indonesia sejak Jumat (18/12/2020) kemarin.

Ada empat varian iPhone 12 yang dipasarkan di Indonesia yaitu iPhone 12, iPhone 12 Mini, iPhone 12 Pro dan iPhone 12 Pro Max, dengan harga mulai dari Rp. 15 juta sampai dengan Rp. 26 juta per unit.

Qoala sebagai perusahaan teknologi asuransi turut serta meramaikan peluncuran iPhone 12 di Indonesia. Qoala sedang bekerja dengan offline Pengecer ponsel besar di Indonesia, termasuk Digimap, ME Gallery dan Point2000, menawarkan proteksi untuk setiap pembelian iPhone 12, melalui proteksi smartphone premium bernama Qomplete.

VP Partnerships Qoala, Charles Yulivan mengatakan, peluncuran iPhone 12 tentunya sudah ditunggu-tunggu oleh para pecinta. dawai di Indonesia. Pasalnya, iPhone 12 yang termasuk dalam kategori item premium harus diberi perlindungan yang andal.

Baik, kami ingin memberikan ketenangan pikiran melalui perlindungan Qomplete bagi pengguna iPhone 12, dengan harga terjangkau mulai dari Rp 300.000, “kata Charles Yulivan, dalam keterangannya kepada Beritasatu.com, Sabtu (19/12/2020).

Charles menjelaskan manfaat perlindungan Qomplete antara lain perlindungan untuk iPhone 12 yang rusak karena terjatuh atau terkena cairan. Proses pendaftarannya mudah tanpa kertas alias tanpa dokumen. Kemudahan ini juga berlaku untuk proses klaim.

“Klaimnya digital, langsung dari Qoala Apps. Setelah klaim disetujui, konsumen bisa memiliki dua pilihan, yakni datang langsung ke Pusat servis mitra resmi Qoala, atau opsi untuk meminta pesanan smartphone yang rusak diambil tanpa biaya tambahan. Untuk opsi kedua ini, setelah perbaikan selesai, smartphone akan dikirim dari sPusat servis ke tangan pelanggan,Charles menjelaskan.

Menurut Charles, melengkapi iPhone 12 dengan perlindungan Qomplete sangat penting. Pasalnya, garansi resmi hanya menjamin kerusakan smartphone akibat cacat pabrik. Sedangkan kerusakan akibat kelalaian pengguna smartphone tidak dijamin.

“Menurut data kami, 70 persen kerusakan smartphone terjadi di layar. Klaim tertinggi adalah kelalaian yang mengakibatkan layar pecah. Itu tidak tercakup dalam garansi resmi. Kami punya produk premium dengan harga terjangkau untuk menutupi semuanya, “pungkas Charles.

Sumber: BeritaSatu.com

Source