Puluhan Warga Positif Covid dari Dua Klaster di Gunungkidul

Jakarta, CNN Indonesia –

Puluhan warga dipastikan positif virus corona (Covid-19) di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Rangkaian kasus positif Covid-19 ini berasal dari dua kelompok besar atau cluster penyebaran virus corona.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan cluster pertama penularan Covid-19 muncul di Girisuko, Panggang. Cluster Covid-19 muncul selama layanan residen.

Di cluster Panggang ada 34 kasus penelusuran positif Covid-19, kata Dewi dalam keterangan resminya, Senin (19/4).

Namun, Dewi tidak memberikan informasi detail mengenai kronologis penularannya sehingga 34 orang dipastikan positif Covid-19.

“Di antara mereka ada dua orang yang meninggal,” ujarnya.

Dewi mengatakan, sebagian besar pasien Covid-19 di cluster ini saat ini menjalani isolasi independen. Diakuinya, pihaknya telah melakukan penelusuran ke lebih dari ratusan orang.

Sementara itu, kata Dewi, cluster Covid-19 kedua berasal dari hajatan di Getas, Playen. Sebanyak 32 orang dipastikan positif Covid-19 di cluster tersebut.

“Sudah 44 orang diperiksa, hasilnya 32 orang positif,” kata Dewi.

Perayaan di Jakarta

Sementara itu, Lurah Getas, Pamuji mengatakan, cluster hajatan di wilayahnya berawal saat 14 warga mengikuti acara hajatan di Jakarta.

Setelah itu, mereka mengikuti mitoni atau peringatan tujuh bulan kehamilan di dusun yang ternyata tidak mendapat izin dari pihaknya.

Beberapa waktu kemudian, tiga dari puluhan orang merasa tidak enak badan. Kemudian, saat diperiksa di puskesmas setempat ternyata yang bersangkutan positif mengidap Covid-19.

Pamuji tidak merinci kapan mereka datang ke Jakarta untuk positif Covid-19. Namun, pada Minggu (18/4) kemarin, hasil tes kepada pemilik yang memiliki riwayat kontak dekat dengan ketiga pasien tersebut terungkap. Akibatnya, 23 orang dipastikan Covid-19.

“Sebelumnya ada enam warga yang positif, jadi sebanyak 29 warga dari tiga RT dinyatakan terjangkit Corona,” kata Pamuji.

(kum / fra)

[Gambas:Video CNN]


Source