Puluhan pengikut Rizieq Shihab dirawat di RS Wisma Atlet

Polisi membubarkan massa demonstrasi 1812 yang terkonsentrasi di Patung Kuda, Monas, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat sore (18/12). Foto: ANTARA / Fianda Sjofjan Rassat

jpnn.com, JAKARTA – Sebanyak 28 pengikut Rizieq Shihab dirawat di Rumah Sakit Wisma Atlet karena reaktif berdasarkan hasil tes cepat COVID-19 saat melakukan aksi di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

“Ada 28 yang reaktif dan sudah kami tes swab di Wisma Atlet. Sudah kami taruh di sana,” kata Kabag Humas Polda Metro Jaya Kompol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Sabtu (19/12).

Saat ini polisi sedang menunggu hasil pemeriksaan tim medis di RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Kita (Polda Metro Jaya, red) tunggu dari Wisma Atlet, nanti kita serahkan yang kompeten disana. Hasilnya seperti yang kita tahu dari situ,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya membubarkan paksa masa aksi 1812 yang datang dari beberapa ormas, di antaranya Persaudaraan Alumni (PA) 212, FPI dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF) di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat.

Polisi memastikan belum memberikan izin mengutarakan pendapat di depan umum kepada simpatisan Rizieq Shihab.

Yusri menjelaskan, Polda Metro Jaya belum memberikan izin rencana aksi untuk menuntut pembebasan Rizieq karena masa pandemi, sehingga berpotensi terjadi keramaian yang menjadi penyebab cluster COVID-19.

“Saat terjadi pandemi COVID-19, penularan di Jakarta cukup tinggi. Kami berharap mereka bisa memahami bahwa tidak boleh ada aktivitas keramaian,” kata Yusri.

Source