Proses Mutasi Cepat Virus Corona, Menjadi Tantangan Pengembangan Vaksin Merah Putih

PIKIRAN ORANG Pandemi Covid-19 telah menyerang dunia hampir lebih dari setahun, merenggut jutaan nyawa serta di Indonesia.

Setahun pandemi Covid-19 tentunya telah memicu berkembangnya varian baru yang disebut-sebut bahkan lebih mematikan dibanding virus corona di awal kemunculannya.

Tidak hanya itu, mutasi baru virus mulai menyebar, yang dapat mengancam kehidupan lebih jauh.

Sebelumnya, beberapa institusi dan ahli farmasi telah mengembangkan berbagai vaksin yang diharapkan dapat memberikan kekebalan atau ketahanan terhadap virus.

Baca juga: Bersedia Mengucurkan Rp. 100 juta, Vicky Prasetyo mengadakan lomba mengikuti keinginan sang buah hati Jabang

Memuat …


Baca juga: Taiwan Siap Perang Lawan China: Kami Akan Bela Negara Sampai Akhir

Namun terkait hal tersebut, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman mengatakan, mutasi virus corona penyebab Covid-19 menjadi tantangan dalam pengembangan Vaksin Merah Putih.

“Ya selalu, apapun vaksinnya selalu seperti itu, apalagi virus lebih cepat bermutasi jika bakterinya tidak terlalu cepat bermutasi jika virusnya bermutasi sangat cepat,” kata Ketua Lembaga Eijkman, Amin Soebandrio saat dihubungi di Jakarta, Rabu, April. 7, 2021..

Seperti diketahui, Eijkman mengembangkan Vaksin Merah Putih dengan platform subunit protein rekombinan.

Source