Pria Tunawisma ini dan Rekannya Menyiksa Pria yang Memegang Halaman Mereka Semua

MANCHESTER, KOMPAS.com – Seorang pria di Inggris mengalami nasib yang tidak menguntungkan, di mana dia disiksa oleh pasangan tunawisma yang telah dia tinggali.

Korban diikat, lututnya dipukul palu, kakinya dibakar, dan disiksa menggunakan besi oleh duo pecandu narkoba, Michael Rowbotham dan Natalie Wightman.

Pasangan itu juga dikatakan telah mengunci pria yang menyimpan mereka di lemari selama satu jam, kata Pengadilan Manchester Minshull Street.

Baca juga: Patung Yesus Tunawisma Dianggap Gelandangan Sungguhan, Warga Panggil Polisi

Semuanya bermula ketika pria tak dikenal itu bertemu pasangan tunawisma pada Januari 2019.

Rowbotham dan Wightman berbagi flat dengan korban dan dilaporkan membeli heroin seharga £ 200, atau sekitar Rp. 3,8 juta.

Jaksa Duncan Wilcox menjelaskan, pada 13 Februari 2019 ketiganya bertengkar, di mana pelaku menuduh korban mencuri narkoba.

Jaksa Wilcox menjelaskan bahwa tersangka menelanjangi korban dan mendudukkannya di kursi, serta mengikatnya dengan kabel.

“Mereka meneriakinya ‘akui, akui’, sebelum memukul lututnya dengan palu dan membakar solnya dengan korek api,” jelas Wilcox.

Pada persidangan seperti dikutip Newsweek Kamis (17/12/2020), korban mengaku terpaksa mencuri narkoba karena mengkhawatirkan nyawanya.

Baca juga: Tertidur di Bus Transjakarta, Gelandangan Tiba-Tiba Dituding Mencuri Kabel

Korban mengungkapkan bahwa dia mendapat kesempatan untuk menyelamatkan dirinya ketika Rowbotham dan Wightman kembali ke kamar mereka dan tidur.

Dia pergi ke toko terdekat dan dilarikan ke rumah sakit, di mana dia dirawat karena beberapa luka bakar di kaki dan pipinya.

Dalam keterangannya, korban mengaku takut kembali ke rumahnya karena takut akan disakiti lagi jika melapor ke polisi.

Baca juga: Viral, Video Puluhan Gelandangan Berkelahi di Lampu Merah, Ternyata Gara-gara Ini

“Saya tidak pantas menerima semua ini. Mereka adalah tunawisma yang saya berikan tempat tinggal. Ini cara mereka membalas saya,” keluhnya.

Rowbotham, yang berasal dari Fallowfield, dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara setelah mengaku bersalah atas tuduhan menahan dan menyiksa orang.

Sementara itu, Wightman yang tidak memiliki catatan kriminal mendapat hukuman penjara 7,5 tahun atas tuduhan yang sama.

Source