Pria penipu bos travel yang merupakan calon jemaah haji ditangkap saat bersama istri mudanya di sebuah hotel

Pemilik Travelindo Lusyana, Supriadi, ditangkap tim gabungan Macan Polda Kalimantan Selatan Direktorat Reserse dan Kriminal dan Satreskrim Macan Polda Banjarmasin, Jumat (16/1). Foto: prokal.co

jpnn.com, BANJARMASIN – Supriadi, 48 tahun, pemilik biro perjalanan umrah / haji Travelindo Lusyana ditangkap polisi, Jumat (16/1).

Ia diduga melakukan penipuan terhadap sejumlah orang yang hendak menunaikan ibadah haji.

Dipimpin oleh Iptu Joni Arif, warga HKSN blok 8 & 9 no 42, Desa Alalak Utara, Banjarmasin Utara, ditangkap di sebuah hotel di Jalan Naga Sari, Banjarmasin Tengah.

“Kami tangkap di Jalan Naga Sari bersama istri mudanya di hotel,” jawab Kasubdit 3 AKBP Andi Rachmansyah, Sabtu (16/1).

Keberadaan Supriadi sulit ditemukan karena berpindah tempat tinggal.

Kasus ini terungkap setelah ada laporan dari korban bernama Heny. Dia mengalami kerugian Rp 862 juta, dijanjikan haji 2018, tapi tidak terealisasi. Nyatanya, Supriadi menghilang dan sulit untuk hubungi nomor teleponnya, “kata AKBP Andi.

Kasubdit IV menambahkan yang kasusnya adalah Harimau Kalimantan Selatan, juga back up. Namun penanganan hukumnya ada di Polda Banjarmasin.

“Laporan di Polda Banjarmasin, kami dukung penangkapan, penanganannya ada,” imbuhnya.

Source