Pria mandi dan memancing di lubang | Pria ‘mandi’ dan ‘memancing’ di lubang raksasa, pihak berwenang beraksi setelah video menjadi viral – TONTON

Pria mandi dan memancing di lubang

Foto dan video pria mandi dan memancing di lubang di Indonesia menjadi viral. | Kredit Foto: Facebook

Seorang pria datang dengan ide unik untuk memperbaiki lubang di areanya. Dia mandi dan memancing di lubang raksasa. Setelah video aksinya menjadi viral di media sosial, pihak berwenang terpaksa mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan yang rusak.

Dalam video tersebut, pria yang diidentifikasi sebagai Amaq Ohan, asal Indonesia, terlihat sedang mandi di lubang berlubang yang berisi air lumpur. Dia menggunakan cangkir untuk menuangkan air ke dirinya sendiri dan juga mencuci rambutnya.

Dia juga tertangkap kamera sedang duduk bersila di kursi. Dinaungi oleh payung, dia melemparkan pancing ke lubang untuk menangkap ikan yang tidak ada sebagai upaya untuk memprotes joran yang rusak.

Pengemudi dan pengendara mobil terlihat melewati Amaq saat dia terus memprotes tanpa diganggu oleh mereka.

Video dan foto protes Amaq menjadi viral di media sosial, menyoroti kondisi infrastruktur yang dibangun dengan buruk.

Aksi protes itu direkam di jalan rusak di Kota Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, menurut media setempat.

“Ini aksi sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan dan drainase yang rusak. Karena genangan air dan berlubang telah memakan banyak korban,” kata Amaq, aktivis sosial dan relawan dari Komunitas Tulus Angen, seperti dikutip oleh Antara News.

man-fishing-pothole

Rian Mahesa, yang merupakan bagian dari organisasi yang sama dan merekam video tersebut, mengatakan detik News Tentang lokasi protes, “Letaknya di tengah kota, sangat dekat dengan gedung-gedung megah dan mewah di Lombok Tengah, diantaranya gedung kampus IPDN NTB, Gedung Politeknik Pariwisata Lombok dan Kantor Bupati Lombok Tengah.”

Para aktivis mengatakan, jalan rusak selama dua tahun dan kondisinya memburuk dalam beberapa bulan terakhir.

Foto dan video viral tersebut mendorong pihak berwenang untuk bertindak ketika Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Provinsi NTB mengatakan kepada media setempat bahwa mereka akan segera “memperbaiki jalan”, namun mereka membantah tuduhan bahwa mereka juga “juga”. terlambat “.

Source