Prajurit Deviant ke KKB Bawa 70 Amunisi

Jakarta, CNN Indonesia –

Kepala Staf Angkatan Darat (Kepala Staf Angkatan DaratJenderal TNI Andika Perkasa mengatakan bahwa anggota TNI yang membelot dan tergabung dalam Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) membawa 70 butir amunisi dan sebuah magasin ketika dia melarikan diri dari jabatannya Februari lalu.

Namun selain itu, kata Andika, para prajurit tersebut tidak membawa apa-apa. Termasuk senjata api yang dia pegang sehari-hari dia tinggal di posnya.

“Dia hanya punya sisa senjata, tapi dua magasin berisi 70 butir peluru 5,56 milimeter. Itu yang dibawanya,” kata Andika di Puspom Angkatan Darat, Jakarta Selatan, Selasa (20/4).

Ia sendiri mengatakan hal ini menjadi evaluasi bagi partainya. Apalagi prajurit ini juga tergolong muda, dan baru bergabung dengan kesatuan TNI pada 2015.

“Umurnya 24 tahun, lahir dan besar di Wamena, ditempatkan setelah bertugas di salah satu batalyon infantri di Jawa Tengah,” ujarnya.

Ia pun mengatakan hingga saat ini pihaknya masih mencari para prajurit tersebut. Beberapa pasal juga telah dijatuhkan terhadapnya. Salah satunya kata Andika, yakni THTI atau tidak hadir tanpa izin.

“Jadi setelah 30 hari kita bisa memecat yang bersangkutan. Tapi pencarian yang bersangkutan terus dilakukan baik secara fisik maupun elektronik. Dan saya mendapat laporan keberadaannya tapi secara umum masih di Papua,” ujarnya.

Sebelumnya, salah satu anggota TNI yang bertugas di Papua membelot dan bergabung dengan OPM. Prajurit ini diketahui melarikan diri dari pos penjagaannya pada 12 Februari 2021.

Orang TNI ini sekarang masuk dalam daftar orang yang dicari (DPO).

(tst / anak)

[Gambas:Video CNN]


Source