Polisi Palsu untuk Tiket Mobil di Jalan, Ternyata Isinya Halaman Polisi Asli semuanya

LAS VEGAS, KOMPAS.com – Seorang polisi palsu di Las Vegas, Amerika Serikat (AS) berhasil ditangkap, setelah melakukan ticketing mobil yang dikemudikan oleh polisi asli.

Pelaku bernama Pedro Franco (29), ditangkap oleh polisi Vegas yang sedang bertugas di dalam mobil patroli biasa, tanpa tanda polisi.

Franco ditangkap sehari setelah membeli tiket mobil di dekat Sunset Road pada Januari, menurut laporan penangkapan yang dikutip New York Post, Rabu (3/2/2021).

Baca juga: Video Mengerikan, Pengunjung Klub Malam Saling Injak untuk Menghindari Penangkapan Polisi Saat Lockdown

Pengemudi mobil yang ditilang mengatakan tersangka sedang mengendarai Hyundai Tucson dengan sirene merah dan biru panggangantiket, lalu pergi.

Korban yang mencurigakan kemudian mengikuti mobil Franco dan menuliskan nomor platnya lalu melaporkannya ke polisi, sesuai kronologi cerita. Las Vegas Review-Journal.

Keesokan paginya Franco hendak mengulang aksinya lagi, tepatnya pada 23 Januari. Namun, kali ini adalah petugas polisi sungguhan.

Seperti pada kasus sebelumnya, Franco langsung tancap gas setelah melakukan ticketing pada korban, namun polisi berhasil mengejar dan menangkapnya di jalan tak jauh dari “ticketing”.

Baca juga: Seorang wanita memberikan seks oral kepada pencuri hingga polisi datang

Pedro Franco Esquivel (29) seorang polisi palsu yang ditangkap setelah melakukan ticketing polisi sungguhan di jalan, pada 23 Januari 2020 di Las Vegas, Amerika Serikat.LAPAS CLARK COUNTY melalui NEW YORK POST Pedro Franco Esquivel (29) seorang polisi palsu yang ditangkap setelah melakukan ticketing polisi sungguhan di jalan, pada 23 Januari 2020 di Las Vegas, Amerika Serikat.

“Setelah pemeriksaan lebih lanjut, lampu palsu yang terlihat dipasang panggangan depan kendaraan. “

“Saklar lampu gaya manual untuk menyalakan lampu merah-biru terletak di dalam kendaraan, di dekat konsol tengah / area perpindahan gigi,” bunyi laporan penangkapan.

Franco ditangkap dengan tuduhan menyamar sebagai pejabat publik dan menyamar sebagai petugas polisi.

Dia dibawa ke Penjara Kabupaten Clark untuk menunggu persidangan pada 24 Maret.

Franco dilaporkan tidak memiliki pengacara yang terdaftar dalam catatan pengadilan.

Las Vegas Sun mengidentifikasi nama lengkap tersangka sebagai Pedro Franco Esquivel.

Seorang juru bicara polisi mengatakan Franco diyakini memiliki 19 identitas berbeda.

Baca juga: Kasus Christine Dacera Gagal Selesaikan, Kapolsek Makati Bakal Dipecat

Source