Polisi Menangkap Pria yang Menembakkan Pistol Secara Brutal di Bandung

Bandung, CNN Indonesia –

Satreskrim Polrestabes Bandung menangkap pria berinisial EA (33) yang menembak senjata brutal di Pasar Caringin, Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (10/4) lalu.

Aksi EA tersebut diketahui tertangkap kamera dan kemudian beredar di media sosial.

“Dia ditembak empat kali oleh tersangka pelaku. Saat datang ke sana, dia mencari orang berinisial A,” kata Kepala Badan Reserse Kriminal Polres Bandung, Adanan Mangopang, di Mapolda Bandung, Senin. 12/4).

Diketahui, pelaku EA mendatangi lokasi kejadian untuk mencari A, yang menurutnya telah melecehkan karyawannya. Tidak menemukan orang yang dicarinya, kata Adanan, pelaku emosi dan menembakkan senjata api yang dibawanya.

Selain senapan angin, polisi juga mengawal peluru peluru dan dua kartu bertuliskan anggota Perbakin.

EA sendiri menembakkan peluru dari senapan angin Colt Defender 321 WG CAL 6 MM ke udara sekitar pukul 23.00 WIB. Tak lama kemudian, pelaku dan barang bukti diamankan polisi. Dalam insiden koboi tersebut, tidak ada korban jiwa.

“Yang bersangkutan akan kami tangkap dan amankan beserta barang bukti air gun dan shotgun,” kata Adanan.

Senjata berupa glock gun didapatkan oleh EA dengan cara membelinya on line dari seseorang di Jakarta. Selain airgun, polisi juga mengamankan beberapa butir peluru shotgun dan dua kartu bertuliskan anggota Perbakin.

Sejauh ini polisi diketahui belum ditetapkan sebagai tersangka dan masih dalam pemeriksaan. Polisi masih menyelidiki pelakunya, terutama untuk mengetahui motif aksi dan kepemilikan kartu Perbakin.

“Kami masih memeriksa pelaku untuk menelusuri motifnya. Pelaku belum ditetapkan sebagai tersangka, baru diselidiki. Kami juga akan menyelidiki motif yang bersangkutan dan akan kami periksa kepada anggota Perbakin, apakah mereka mendapatkannya dengan cara yang benar, kami akan lakukan. memeriksa siapa yang mengeluarkannya, “kata Adanan. .

Sementara itu, EA mengaku membeli air gun tersebut secara online. Tak hanya mendapat senjata dan peluru, ia juga mendapat kartu Perbakin.

“Yang saya beli kurang lebih Rp 3 juta, satu paket dengan kartu. Saya tidak ada niat melukai seseorang. Saya akui saya salah,” kata EA.

(hyg / anak)

[Gambas:Video CNN]


Source