Polisi melacak lokasi pasti dari 4 wanita Indonesia yang dites positif Covid-19, kata CP Sarawak

Aidi Ismail

KUCHING (18 Des): Polisi sedang bekerja untuk menentukan lokasi pasti dari empat wanita Indonesia yang dinyatakan positif Covid-19 di Sibu pada 16 Desember.

Saat ini diyakini para perempuan tersebut sudah berada di Entikong, Indonesia berdasarkan nomor telepon internasional yang digunakan oleh salah satu perempuan untuk menelepon seseorang.

“Namun, penyelidikan sedang berlangsung untuk menentukan lokasi pasti para wanita ini untuk memastikan mereka memang telah meninggalkan negara itu,” kata Komisaris Polisi Sarawak Datuk Aidi Ismail saat dihubungi hari ini.

Ia juga mengungkapkan bahwa individu yang ditelepon perempuan tersebut adalah seorang pekerja lepas yang membantu para pekerja asing mencari pekerjaan di negara bagian.

Orang itu, tambahnya, juga membawa perempuan itu untuk menjalani tes usap pada 6 Desember di sebuah klinik swasta di Sibu untuk tujuan kerja.

Polisi telah mewawancarai dan menanyai pekerja lepas perempuan yang kini dikarantina karena hubungan dekatnya dengan keempat perempuan tersebut.

“Namun kami akan mewawancarainya lagi jika diperlukan,” kata Aidi.

Berdasarkan rekaman CCTV, keempat wanita itu meninggalkan Sibu dengan bus sekitar jam 1 pagi pada 17 Desember dan mencapai Serian pada hari yang sama.

Setelah mencapai Serian, diyakini bahwa mereka berjalan ke Entikong, Indonesia dengan berjalan kaki melalui ‘jalan tikus’ (jalur perbatasan ilegal).

Sementara itu, Komite Penanggulangan Bencana Negara, dalam sebuah pernyataan kemarin, memastikan bahwa empat wanita itu termasuk di antara sembilan kasus baru yang terdeteksi di negara bagian itu.

Dikatakan para wanita itu tidak menunjukkan gejala dan diklasifikasikan sebagai kasus impor, menambahkan bahwa pelacakan kontak saat ini sedang berlangsung.






Source