Polisi Indonesia Tangkap 228 Tersangka Teroris pada 2020 – Xinhua

JAKARTA, 22 Desember (Xinhua) – Pasukan anti-teror kepolisian Indonesia yang dijuluki Densus 88 telah menangkap 228 tersangka kasus terorisme tahun ini, kata Kapolri Jenderal Idham Azis pada hari Selasa.

“Sepanjang tahun 2020 Polri telah mencegah aksi terorisme di wilayah Indonesia dengan menangkap sebanyak 228 tersangka,” kata Kapolres saat menyampaikan keterangan pers akhir tahun di Mabes Polri.

Beberapa kasus terorisme yang menjadi sorotan adalah penangkapan 23 tersangka teroris dari kelompok terlarang Jamaah Islamiyah antara November hingga Desember 2020, menurut Azis.

Jamaah Islamiah adalah organisasi militan Islam di Asia Tenggara yang berupaya mendirikan negara Islam di kawasan termasuk Indonesia.

Di antara yang ditangkap adalah Upik Lawanga yang telah melarikan diri selama 14 tahun karena terlibat dalam pemboman di provinsi Sulawesi Tengah antara tahun 2004 dan 2006, katanya, seraya menambahkan bahwa tersangka lainnya termasuk Zulkarnain yang berada di belakang pemboman Bali pada tahun 2002, yang menewaskan. sedikitnya 202 orang dan melukai 209 lainnya.

Kapolsek mencontohkan, Zulkarnain yang sudah 19 tahun menjadi buronan ternyata mampu merakit bom dan senjata api berdaya ledak tinggi. Enditem

Source