Polisi AS Menembak Orang Kulit Hitam Mati di Jalan, Kemarahan Penduduk Desa

Minneapolis

Polisi Amerika Serikat (AS) menembak mati seorang pria kulit hitam di jalan-jalan Minneapolis setelah menghentikan kendaraannya karena pelanggaran lalu lintas. Penembakan ini memicu protes dari warga sekitar yang mengamuk atas aksi polisi tersebut.

Sebagaimana dilaporkan Reuters, Senin (12/4/2021), lokasi penembakan maut pada Minggu (11/4) waktu setempat terjadi di lokasi yang berjarak 16 kilometer dari lokasi tewasnya seorang pria kulit hitam bernama George Floyd yang lehernya diremukkan oleh polisi. lutut seorang polisi dalam penangkapan pada bulan Mei. tahun lalu.

Ratusan orang yang marah menggelar protes di luar gedung Departemen Kepolisian Brooklyn Center di Minneapolis pada Minggu (11/4) malam waktu setempat. Polisi dengan perlengkapan anti huru hara menembakkan peluru karet dan melemparkan granat ringan ke arah demonstran.

Pria kulit hitam yang ditembak mati polisi diidentifikasi sebagai Daunte Wright (20).

Ibu Wright, Katie, mengatakan kepada wartawan di lokasi bahwa ia mendapat telepon dari putranya pada Minggu (11/4) sore waktu setempat, soal polisi menghentikan kendaraan putranya karena memasang pengharum mobil di kaca spion mobilnya. Praktik tersebut ilegal di negara bagian Minnesota.

Katie mengatakan dia bisa mendengar suara polisi menyuruh putranya keluar dari mobil. “Saya mendengar keributan, dan saya mendengar polisi berkata, ‘Duante, jangan lari,'” katanya.

Setelah itu panggilan telepon terputus dan ketika dia menghubungi kembali nomor putranya, kekasih yang menjawab telepon tersebut memberitahunya bahwa Duante telah meninggal.

Lihat juga ‘Pria bersenjata di Hawaii bunuh diri setelah pengepungan polisi’:

[Gambas:Video 20detik]

Source