PLN Rilis Mobile PLN Baru, Coba 9 Fitur Utama Ini

Jakarta, CNBC Indonesia – BUMN ketenagalistrikan, PT PLN (Persero) telah meluncurkan kembali aplikasi PLN Mobile terbaru. Ada sembilan fitur baru yang siap melayani pelanggan listrik Indonesia.

Wakil Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan alasan pengajuan tersebutdiluncurkan kembali, karena sebelumnya PLN sudah memiliki PLN Mobile. Namun, saat itu baru terpasang 500.000 dengan 77 juta pelanggan PLN.

Dan 500 ribu yang mencopot 450 ribu. Makanya Dirut PLN memberi tugas untuk membantu PLN Mobile dianalisis, kata Darmawan, di kantor PLN Pusat, Jakarta, Minggu (20/12/2020).

Peluncuran PLN Mobile, 20 Desember 2020 / Novina Putri Bestari / CNBCFoto: Peluncuran Seluler PLN, 20 Desember 2020 / Novina Putri Bestari / CNBC
Peluncuran PLN Mobile, 20 Desember 2020 / Novina Putri Bestari / CNBC

Setelah itu, PLN melakukan proses yang komprehensif antara lain menyederhanakan kegiatan yang rumit menjadi yang sederhana kemudian membuat sembilan fitur.

Misalnya, pembayaran yang sebelumnya tidak ada di aplikasi. Kemudian ada penyelesaian gangguan yang biasanya diinformasikan di saluran media sosial, radio, dan surat kabar.

“Kami sedang membangun pusat komando virtual. Setiap pengelola dilengkapi dengan pusat komando virtual,” katanya.

Ada juga pengajuan perubahan daya, data meteran dan pemberian notifikasi bila terjadi pemadaman dan pemeliharaan. Selain itu, ada juga layanan pengaduan pelanggan dengan aplikasi tersebut.

Pemberitahuan pemadaman dan pemeliharaan sedang dilayani di Jawa, Madura dan Bali.

Selain itu, aplikasi dapat membeli token, memantau penggunaan listrik, dan membeli token. Saat ini PLN Mobile sudah bisa diunduh di perangkat Android dan iOS.

“PLN Seluler baru masuk APKT (Aplikasi Pengaduan dan Pengaduan Terpadu) langsung dari tingkat operasional hingga tingkat paling bawah. Dulu banyak gerbang, sekarang seperti jalan tol,” kata Darmawan.

Saat ini PLN Mobile sudah bisa diunduh baik di perangkat Android maupun iOS. Untuk yang sudah download versi lama tinggal update aplikasinya.

Darmawan mengatakan aplikasi ini dibangun sendiri oleh PLN, mulai dari pengembangan produk hingga GM di masing-masing wilayah. Dengan begitu Anda bisa memberikan masukan dari fitur-fitur yang ada di dalam aplikasi.

Tujuan dari aplikasi ini adalah untuk meningkatkan pengalaman pengguna PLN. Dia mengatakan, rating PLN Mobile yang lama sekitar 2,6 bisa berasal dari kesalahan software atau sistem di perusahaan itu sendiri.

Menurutnya, PLN ingin memberikan pelanggan premium dan terbaik bagi masyarakat.

“Ingin memberikan layanan pelanggan terbaik, cara kami berbisnis adalah memberikan yang terbaik,” ujarnya.

[Gambas:Video CNBC]

(tas tas)


Source