Perombakan manajemen hingga pergantian nama, ini adalah hasil RUPSLB Bank Bukopin

ILUSTRASI. Bank Bukopin. KONTAN / Fransiskus Simbolon

Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Handoyo.

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada hari Selasa, 22 Desember 2020 di The Westin Jakarta Ballroom Hotel, Jl. HR Rasuna Said Kav. C 22-A Jakarta Selatan, dalam rangka meminta persetujuan Pemegang Saham untuk melakukan Tindakan Korporasi lebih lanjut. Bank Bukopin berhasil mengukir sejarah baru di tahun 2020, dengan menyelesaikan dua Aksi Korporasi untuk menambah modal secara berturut-turut, melalui Penerbitan Saham Baru dalam skema Penawaran Umum Terbatas melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) yang berlangsung pada Juli 2020. , dan dilanjutkan dengan penerbitan saham baru dalam skema Penambahan Modal Tanpa HMETD yang diselesaikan pada tanggal 2 September 2020.

Setelah penambahan modal kedua, ekuitas meningkat menjadi Rp 10,2 triliun dan rasio permodalan Perseroan meningkat dari 12,59% pada Desember 2019 menjadi 16,34% pada akhir September 2020. Dalam komposisi pemegang saham, Bank KB Kookmin resmi menjadi Pemegang Saham. Pengendali dengan kepemilikan 67,00% Bank Bukopin secara konsisten melanjutkan proses transformasi guna meningkatkan layanan yang berdampak pada kepuasan nasabah.

Di tengah ketatnya persaingan ditambah kondisi pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung, proses transformasi ini tetap mendapat dukungan penuh dari KB Kookmin Bank selaku PSP. Setelah resmi menjadi PSP, Bank KB Kookmin telah memberikan dampak positif terhadap kinerja bisnis perseroan, terutama dalam hal permodalan, perbaikan proses internal, dan pengawasan.

Dengan resmi menjadi Bank KB Kookmin menjadi PSP, kepercayaan masyarakat, khususnya investor, terus meningkat. Hal ini terlihat dari banyaknya transaksi perdagangan saham Perseroan yang mencerminkan peningkatan kinerja volume transaksi dan harga saham. Harga penutupan saham Perseroan sampai dengan sebelum RUPSLB yaitu tanggal 21 Desember 2020 mencapai Rp610 yang merupakan harga saham tertinggi selama 3 (tiga) tahun terakhir. Harga saham Perseroan mengalami kenaikan secara konsisten sejak KB resmi menjadi PSP Perseroan pada akhir Juli 2020 hingga 21 Desember 2020 mencapai peningkatan sebesar 242,70%. Reli berlanjut hari ini, 22 Desember

Pada RUPSLB hari ini terdapat 3 (tiga) mata acara yang dibahas oleh Bank Bukopin untuk meminta persetujuan pemegang saham, tiga mata acara tersebut adalah, perubahan Anggaran Dasar, perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris, dan peningkatan dalam Paket Remunerasi bagi anggota Direksi dan Direksi. Komisaris.

Mata acara pertama, Bank Bukopin meminta persetujuan Pemegang Saham untuk melakukan perubahan Anggaran Dasar Bank Bukopin dalam Pasal 1 ayat 1 sehubungan dengan perubahan nama Perseroan, Pasal 12 sehubungan dengan kewajiban untuk mengumumkan RUPS kepada menyelaraskan ketentuan terkait dimana pemberitaan di surat kabar bersifat opsional dengan publikasi di situs web Bursa Efek Indonesia, dan Pasal 17 ayat 1 sehingga Perseroan akan memiliki anggota Dewan Komisaris yang menjabat sebagai Wakil Presiden Komisaris.

Baca juga: Bukopin segera berubah nama menjadi Bank KB Bukopin

Sehubungan dengan agenda pertama, Perseroan akan melakukan perubahan nama dan logo sebagai upaya untuk meningkatkan citra dan reputasi Perseroan (“Rebranding”), serta menggabungkan kekuatan merek Perseroan yang sudah ada dengan kekuatan merek KB sebagai PSP dan pemegang saham mayoritas. Perubahan nama dan logo Perseroan merupakan bagian dari strategi dan proses transformasi yang sedang berlangsung.

Perubahan nama dan logo Perseroan sebagai bagian dari proses transformasi Perseroan diyakini dapat mengubah dan meningkatkan citra Perseroan dalam skala nasional, khususnya di bidang perbankan. Sehingga diharapkan dengan adanya perubahan nama dan logo Perseroan dapat kembali meningkatkan kinerja Perseroan kedepannya.

Dalam Agenda ini, kuorum menyetujui perubahan (Rebranding) tersebut, sehingga setelah 50 tahun Bank Bukopin kini bertransformasi menjadi KB Bukopin. Dalam paparannya, Direktur Utama Bank Bukopin, Rivan A. Purwantono mengatakan, “Pertimbangan perubahan nama ini untuk memperkuat eksistensi grup Bank KB melalui penggunaan brand“ KB ”yang telah digunakan secara global di seluruh KB. Terafiliasi Financial Group di 14 negara.Selain itu, Perseroan juga memiliki akar yang kuat sejak didirikan oleh asosiasi koperasi induk pada tahun 1970. Perseroan yang bernama Bukopin telah menempuh perjalanan panjang dalam memperluas kekuatan koperasi di Indonesia. Sehingga ke depan tetap berkomitmen untuk mendukung perkembangan koperasi dalam memberikan kontribusi yang lebih luas bagi perekonomian di Indonesia. Indonesia, ”kata Rivan di Jakarta, Selasa (22/12).

Mata acara kedua, Perseroan meminta persetujuan atas perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Perubahan komposisi tersebut adalah penggantian Komisaris Utama Perseroan, pengangkatan Wakil Presiden Komisaris, dan pengangkatan Komisaris Independen. Bank Bukopin melalui Komite Nominasi dan Remunerasi merekomendasikan 3 (delapan) nama baru untuk jabatan tersebut. Sedangkan komposisi Direksi tidak mengalami perubahan.

DONASI, Dapatkan Voucher Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terima kasih atas perhatiannya, terdapat voucher gratis senilai donasi yang bisa digunakan untuk berbelanja di KONTAN Store.



Source